DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | SISTEM BAGI HASIL NELAYAN DI PELABUHAN PERIKANAN MUARA KINTAP KABUPATEN TANAH LAUT PROVINSI KALIMANTAN SELATAN | |
| PENGARANG | : | MOH. ISA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2021-06-10 |
ABSTRAK
Moh. Isa Program Studi Perikanan Tangkap. Sistem Bagi Hasil Nelayan Di Pelabuhan Perikanan Muara Kintap Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalimantan Selatandibawah bimbingan Ir. Iriansyah, M.Si. sebagai ketua pembimbing dan Siti Aminah, S.Pi, M.Si. sebagai anggota pembimbing.
Patron-klien adalah hubungan antara dua komunitas atau individu yang memiliki perbedaan dari segi status, kekuasaan maupun penghasilan. Sistem bagi hasil yang diterapkan di Pelabuhan Perikanan Muara Kintap masih berdasarkan kebiasaan yang berlangsung secara turun temurun tanpa adanya perjanjian secara tertulis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui usaha perikanan tangkap, pola hubungan nelayan dan sistem bagi hasil di Pelabuhan Perikanan Muara Kintap. Penelitian dilakukan dengan metode survey dan analisis data menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara yang dilengkapi dengan kuesioner, serta pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, usaha perikanan tangkap di Pelabuhan Perikanan Muara Kintap Terdapat usaha perikanan yang dominan yaitu: Lampara Dasar, Purse Seine Mini dan Jaring Insang Hanyut. hubungan nelayan ditinjau dari sisi ketergantungan antara nelayan pemilik dengan nelayan penggarap dapat dikatakan saling menguntungkan. Sistem bagi hasil yang diterapkan oleh nelayan di Pelabuhan Perikanan Muara Kintap yaitu 60% untuk nelayan pemilik dan 40% untuk nelayan penggarap.
Kata Kunci: bagi hasil, hubungan nelayan, patron-klien, usaha penangkapan, pelabuhan perikanan Muara Kintap
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI