DIGITAL LIBRARY



JUDUL:UJI COBA PENGOPERASIAN ALAT TANGKAP BUBU LIPAT DI DESA TANJUNG LALAK UTARA KOTABARU
PENGARANG:LISDA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2021-06-11


Bubu lipat merupakan alat tangkap penangkap kepiting bakau (Scylla sp) terbuat dari jaring berbentuk persegi, memiliki dua funnel dan dapat dilipat apabila sedang tidak dioperasikan. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui perbedaan hasil tangkapan kepiting bakau (Scylla sp) dengan menggunakan bubu lipat dan rakkang dan mengetahui status sumberdaya kepiting bakau yang tertangkap. Manfaat penelitian ini memberikan informasi kepada nelayan terhadap  penggunaan alat tangkap bubu lipat bisa digunakan dalam penangkapan kepiting bakau. Metode yang digunkan adalah metode Experimental fishing dengan 2 perlakuan yaitu jenis alat tangkap yang berbeda. Analisis data menggunakan uji normalitas Lilliefors, uji Rancang Acak Kelompok dan Uji Analysis of Varience. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan jenis alat tangkap tidak memberikan pengaruh terhadap hasil tangkapan dan ukuran lebar karapas kepiting bakau yang tertangkap yaitu 4,3 cm – 15,7 cm dan berat kepiting bakau yang tertangkap dengan bobot 30,2 gram – 585,5 gram. Status sumberdaya kepiting bakau yang tertangkap pada saat penelitian berdasarkan ukuran berat kepiting bakau dengan menggunakan bubu lipat adalah 80% tidak layak tangkap dan menggunakan rakkang adalah 71% yang tidak layak tangkap.   

 

Kata kunci : Bubu lipat, Rakkang, Kepiting Bakau


 

Bubu lipat merupakan alat tangkap penangkap kepiting bakau (Scylla sp) terbuat dari jaring berbentuk persegi, memiliki dua funnel dan dapat dilipat apabila sedang tidak dioperasikan. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui perbedaan hasil tangkapan kepiting bakau (Scylla sp) dengan menggunakan bubu lipat dan rakkang dan mengetahui status sumberdaya kepiting bakau yang tertangkap. Manfaat penelitian ini memberikan informasi kepada nelayan terhadap  penggunaan alat tangkap bubu lipat bisa digunakan dalam penangkapan kepiting bakau. Metode yang digunkan adalah metode Experimental fishing dengan 2 perlakuan yaitu jenis alat tangkap yang berbeda. Analisis data menggunakan uji normalitas Lilliefors, uji Rancang Acak Kelompok dan Uji Analysis of Varience. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan jenis alat tangkap tidak memberikan pengaruh terhadap hasil tangkapan dan ukuran lebar karapas kepiting bakau yang tertangkap yaitu 4,3 cm – 15,7 cm dan berat kepiting bakau yang tertangkap dengan bobot 30,2 gram – 585,5 gram. Status sumberdaya kepiting bakau yang tertangkap pada saat penelitian berdasarkan ukuran berat kepiting bakau dengan menggunakan bubu lipat adalah 80% tidak layak tangkap dan menggunakan rakkang adalah 71% yang tidak layak tangkap.   

 

Kata kunci : Bubu lipat, Rakkang, Kepiting Bakau


 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI