DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PERANAN GREEN SELF IDENTITY (GSI) TERHADAP INTENSI PENGGUNAAN BUS RAPID TRANSIT ( BRT) BANJARBAKULA PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN ULM
PENGARANG:DEVY SRY RAHAYU
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2021-06-12


ABSTRAK

PERANAN GREEN SELF IDENTITY (GSI) TERHADAP INTENSI PENGGUNAAN BUS RAPID TRANSIT (BRT) BANJARBAKULA PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN ULM

 

Devy Sry Rahayu

Seiring dengan perkembangan zaman, adanya transportasi umum membuat orang- orang dengan mudah untuk melakukan perjalanan kemana pun mereka ingin pergi. Di Kalimantan Selatan terdapat jenis transportasi umum yang diminati yaitu bus rapid transit (BRT). Adanya BRT juga mempermudah orang-orang khususnya mahasiswa Fakultas Kedokteran dalam melakukan perjalanan antar kota, yang dimana kampus ULM sendiri terbagi di dua kota yang berbeda yaitu Banjarmasin-Banjarbaru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan green self identity (GSI) terhadap intensi penggunaan bus rapid transit (BRT) Banjarbakula pada mahasiswa Fakultas Kedokteran ULM. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dilakukan pada sampel 313 mahasiswa FK ULM. Pengambilan data menggunakan instrumen penelitian  kuesioner secara online melalui surveymonkey. Uji hipotesis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa green self identity (GSI) tidak signifikan memprediksi intensi (β = -0,104; t(311) = -1,839; p> 0,05;95% CI [-0,328;0.011]), green self identity (GSI) juga tidak menjelaskan secara signifikan perubahan proporsi varian intensi, R2 = 0,011 ; F( 1, 311) = 3, 381 ; p > 0,05. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa tidak adanya peranan green self identity (GSI) terhadap intensi penggunaan bus rapid transit (BRT) Banjarbakula pada mahasiswa Fakultas Kedokteran ULM.

Kata kunci: Green self identity, mahasiswa FK ULM, intensi penggunaan bus rapid

                   transit (BRT)

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI