DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PROBLEMATIKA MAHASISWA TUNARUNGU DALAM PELAKSANAAN PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN DI SEKOLAH LUAR BIASA
PENGARANG:JAMRI FIQRI BADALI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2021-06-21


Badali, Jamri Fiqri. 2021. Problematika Mahsiswa Tunarungu Dalam Pelaksanaan Program Pengalaman Lapangan Di Sekolah Luar Biasa. Skripsi. Program S1 Pendidikan Khusus, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Tahun Akademik 2020/2021. Pembimbing I Mirnawati, M.Pd. Pembimbing II Dewi Ekasari Kusumastuti, M.Pd.

 

Kata Kunci: Problematika, Mahasiswa Tunarungu, Pelaksanaan Program

 Pengalaman Lapangan, Sekolah Luar Biasa

 

Program pengalaman lapangan merupakan salah satu mata kuliah wajib yang di tempuh mahasiswa di lingkungan FKIP ULM tak terkecuali dengan mahasiswa tunarungu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) problematika mahasiswa tunarungu dalam pembuatan program pembelajaran; 2) problematika mahasiswa tunarungu dalam pelaksanaan kegiatan mengajar di kelas; 3) problematika mahasiswa tunarungu dalam pelaksanaan ujian; 4) problematika mahasiswa tunarungu dalam menyusun laporan akhir program pengalaman lapangan.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah 5 orang mahasiswa tunarungu, 4 orang guru pamong dan 5 orang volunteer dari Unit Layanan Disabilitas. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan model analisis Miles dan Huberman, antara lain reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data penelitian ini menggunakan triangulasi sumber.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) problematika mahasiswa tunarungu dalam pembuatan program pembelajaran yaitu 5 orang mahasiswa tunarungu mengalami kesulitan seperti memahami sistematika RPP, bingung  dalam menyusun RPP, kesulitan berkomunikasi dengan bahasa isyarat ke guru pamong saat konsultasi. 2) problematika mahasiswa tunarungu dalam mengajar di kelas yaitu 4 orang mahasiswa tunarungu yang program pengalaman lapangan di SLB mengalami kesulitan seperti menyampaikan bahan ajar, lupa materi yang ingin disampaikan, kesulitan menilai hasil belajar siswa. 3) problematika mahasiswa tunarungu dalam pelaksanaan ujian yaitu 3 mahasiswa tunarungu mengalami kesulitan seperti mengerjakan UTS dan UAS. 4) problematika mahasiswa tunarungu dalam program laporan akhir yaitu 5 orang mahasiswa tunarungu mengalami kesulitan seperti sulit memahami sistematika yang ada di panduan program pengalaman lapangan, bingung dalam menyusun laporan akhir program pengalaman lapangan.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI