DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Implementasi Kebijakan Pemerintah terhadap Pengembangan Wisata Berbasis Sungai di Siring Piere Tendean Kota Banjarmasin
PENGARANG:Ayu Apriliana
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2021-06-21


IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH TERHADAP PENGEMBANGAN WISATA BERBASIS SUNGAI DI SIRING PIERE TENDEAN KOTA BANJARMASIN

AYU APRILIANA

 

D1B114056

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuanmengetahui implementasi kebijakan pengembangan destinasi wisata berbasis sungai pada Siring Piere Tendean di Kota Banjarmasin.

Jenis yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dan jenis penelitian ini digunakan untuk menjelaskan implementasi kebijakan pengembangan pariwisata berrbasis sungai di Siring Piere Tendean Kota Banjarmasin. Adapun teknik yang dipakai dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin, wisatawan dan masyarakat Kota Banjarmasin sebagai informan.

Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi kebijakan pemerintah mengenaipengembangan pariwisata berbasis sungai oleh Siring Piere Tendean sudah sangat baik. Dari hasil indikator standar dan sasaransudah sangat jelas. Sumberdaya manusia masih minim petugas kebersihan, keamanan dan pemberi informasi wisata, serta belum terbentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), sedangkan sumberdaya non-manusia cukup memadai. Komunikasi dan kerjasama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dengan Dinas lain sudah terjalin. Karakteristik agen pelaksana dalam pengembangan wisata berbasis sungai sudah memiliki SOP dan telah sesuai dengan tujuan pokok dan fungsinya (TUPOKSI). Kondisi sosial, ekonomi dan politik berjalan dengan cukup baik. Disposisi implementor (sikap pelaksana) dalam mengembangkan wisata berbasis sungai selalu konsisten mendukung dan menjalankan dalam hal pencapaian tujuankebijakan. Hal ini sejalan dengan rekomendasi teori Van Meter dan Van Horn yaitu standar dan tujuan kebijakan, sumberdaya, komunikasidan penguatan kegiatan antar organisasi, karakteristik lembaga pelaksana, kondisi sosial, ekonomi dan politik serta disposisi implementor.

Saran diharapkan Kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata perlu meningkatkan sumberdaya manusia (SDM), baik menambah petugas kebersihan sebanyak 3 orang, petugas keamanan sebanyak 4 orang ataupun membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), dan perlu merancang kembali program-program dalam mengembangkan wisata berbasis sungai ketika pandemi Covid-19 ini berakhir, seperti menambah destinasi wisata baru di daerah pinggiran sungai. Untuk masyarakat di sekitar kawasan wisata Siring Piere Tendean perlu melestarikan wisata berbasis sungai, dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Kata Kunci : Pengembangan Wisata Berbasis Sungai, Siring Tendean.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI