DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Perencanaan Pembelajaran Co-teaching ABK pada di Sekolah Inklusif SDN Teluk Dalam 1 Banjarmasin pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)
PENGARANG:SANDRA RAIDA DEWI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2021-06-22


 

ABSTRAK

 

 Dewi Sandra Raida, 2021. Perencanaan Pembelajaran Co-teaching ABK di Sekolah Inklusif SDN Teluk Dalam 1 Banjarmasin pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat. Skripsi, Program Studi Pendidikan Khusus, Jurusan Ilmu Pendidikan, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing I: Agus Pratomo Andi Widodo M,Pd. Pembimbing II: Mohammad Dani Wahyudi.,S,Pd.,M,Pd

 

Kata Kunci: Perencanaan Pembelajaran, Co-teaching ABK, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)

 

                      Berlatar belakang pada permasalahan pembelajaran selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) memberikan dampak perubahan untuk sistem pembelajaran di sekolah, hal ini mengharuskan perencanaan disusun sebaik mungkin untuk membuat strategi dalam menunjang kegiatan pembelajaran untuk peserta didik berkebutuhan khusus yang terdapat di sekolah inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan pembelajaran serta co-teaching antara GPK dan guru wali kelas.  

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu dua orang guru pembimbing khusus (GPK) dan dua orang guru wali kelas. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian ini dengan melakukan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi/kesimpulan. Teknik keabsahan data yang digunakan dalam perencanaan pembelajaran co-teaching ini menggunakan triangulasi sumber yang dimana informasi didapat bersumber dari dua orang GPK dan dua guru wali kelas.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat yaitu, melalui tahapan identifikasi dan asesmen yang dilakukan GPK kepada peserta didik untuk menjaring serta mengenali peserta didik secara mendalam. Setelah mengetahui hasil identifikasi dan asesmen akan disampaikan dengan guru wali kelas. Guru wali kelas betugas membuat penyusunan RPP secara menyeluruh tahapan selanjutnya RPP akan dimodifikasi oleh GPK untuk menyesuaikan kondisi peserta didik berkebutuhan khusus. Kolaborasi  yang di lakukan GPK dan guru wali kelas dalam perencanaanpembelajaran yaitu dengan saling mengetahui dan mencari solusi untuk mentindak lanjuti permasalahan yang terdapat pada peserta didik berkebutuhan khusus. Sehingga perencanaan pembelajaran yang di buat untuk peserta didik berkebutuhan khusus akan disesuaikan.


Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI