DIGITAL LIBRARY



JUDUL:UUJI CARA APLIKASI PGPR DALAM MENEKAN KEJADIAN PENYAKIT AANTRAKNOSA PADA TANAMAN CABAI HIYUNG DI LAHAN RAWA DDESA HIYUNG
PENGARANG:FAHMI RIZALI CHOLIS
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2021-06-22


ABSTRAK

Cabai Hiyung adalah varietas cabai rawit lokal khas Kalimantan Selatan. saat ini mulai banyak terserang penyakit antraknosa. Pengendalian menggunakan pestisida perlu dihindari dengan mencari alternatif cara pengendalian yang ramah lingkungan.  Pengendalian penyakit yang ramah lingkungan diantaranya menggunakan PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria). Penggunaan PGPR untuk tanaman cabai di lahan rawa desa Hiyung belum pernah diteliti, padahal potensinya sudah terbukti pada beberapa tanaman lainnya. Penelitianinibertujuanuntuk mengetahui pengaruh PGPR dalam menekan kejadian penyakit antraknosa pada buah Cabai Hiyung di lahan rawa Desa Hiyung. Rancangan lingkungan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal yang terdiri dari empat (4) perlakuan yaitu cara aplikasi di lahan. Hasil penelitian menunjukkan aplikasi PGPR baik dengan cara kocor, semprot, atau semprot dan kocor tidak berpengaruh terhadap kejadian penyakit antraknosa pada tanaman cabai Hiyung di desa Hiyung. Namun aplikasi PGPR dapat meningkatkan tinggi tanaman dan berat buah per cabang.

Kata kunci :. Antraknosa,PGPR, Cabai Hiyung, Lahan Rawa

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI