DIGITAL LIBRARY



JUDUL:TRADISI BASASANGGAN DALAM ACARA PERKAWINAN DI DESA PIMPING KECAMATAN AMUNTAI UTARA KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA
PENGARANG:Ana Fitriya
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2021-06-24


 

ABSTRAK

 

Ana Fitriya, 2021. Tradisi Basasanggan dalam Acara Perkawinan di Desa Pimping Kecamatan Amuntai Utara Kabupaten Hulu Sungai Utara. Skripsi Program Studi Pendidikan Sosiologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing (1) Yusuf Hidayat (2) Cucu Widaty.

 

Kata Kunci: tradisi, basasanggan, perkawinan, pergeseran.

 

Tradisi basasanggan merupakan tradisi sumbang menyumbang dalam acara perkawinan. Tradisi ini merupakan salah satu tradisi dalam acara perkawinan yang masih lestari pada masyarakat Desa Pimping Kecamatan Amuntai Utara Kabupaten Hulu Sungai Utara meskipun masyarakat desa sudah semakin modern. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses pelaksanaan tradisi basasanggan, menggambarkan bentuk sasanggan dan menganalisis pergeseran dalam tradisi basasanggan.

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Sumber data dipilih secara purposive yaitu sebanyak 5 orang informan. Pengambilan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis hasil penelitian menggunakan langkah-langkah reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Proses pelaksanaan tradisi basasanggan terbagi menjadi 3 tahap yaitu, pertama memberikan sasanggan oleh tamu undangan, kedua sasanggan diterima oleh keluarga mempelai dan mencatat sumbangan ke dalam buku perkawinan, dan ketiga mengembalikan sasanggan yang dilakukan dengan memberikan nasi berkat kepada tamu undangan. (2) Bentuk sasanggan terdiri dari uang serta benda yaitu beras, sembako, kado dan sewa sound system. (3) Pergeseran tradisi basasanggan berupa berkurangnya jenis sumbangan yaitu sumbangan ayam dan perubahan makna tradisi yang dirasa memberatkan bagi warga.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan bagi masyarakat yang masih menjalankan tradisi basasanggan agar mampu mempertahankan kebudayaan sehingga tradisi tersebut tidak mengalami kepunahan. Sebagai pembelajaran,  menambah wawasan serta pengetahuan tentang budaya Banjar bagi masyarakat.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI