DIGITAL LIBRARY



JUDUL:STANDARDISASI SIMPLISIA DAN EKSTRAK ETANOL DAUN BAMBAN (Donax canniformis (G. Forst.) K. Schum.) ASAL KALIMANTAN
PENGARANG:NURUL HUDA - 624
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2021-06-25


 

STANDARDISASI SIMPLISIA DAN EKSTRAK ETANOL DAUN BAMBAN (Donax canniformis (G. Forst.) K. Schum.) ASAL KALIMANTAN (Oleh Nurul Huda; Pembimbing: Arnida, Mia Fitriana; 2021; 56 halaman)

Tumbuhan Bamban (Donax canniformis (G. Forst.) K. Schum.) merupakan salah satu tumbuhan dengan suku Marantaceae yang sering ditemukan di Kalimantan yang memiliki aktivitas antimikroba, antioksidan, antiinflamasi, dan antiproliferatif. Penelitian ini dilakukan untuk menetapkan parameter standar meliputi parameter spesifik dan non spesifik pada simplisia dan ekstrak. Metode yang digunakan mengacu pada Farmakope Herbal Indonesia dan Parameter Standar Umum Ekstrak. Sampel diambil dari 3 tempat yang berbeda yaitu Desa Astambul, Desa Anjir Serapat Barat dan Desa Anjir Mambulau Timur. Hasil pengamatan organoleptik simplisia yaitu hijau pucat, bau khas, dan tidak berasa. Hasil mikroskopik penampang melintang menunjukkan epidermis, jaringan mesofil, rongga udara, sklerenkim, xilem, floem dan stomata. Rentang hasil dari tiap pengujian yaitu kadar sari larut air 11,80% - 13,33%, kadar sari larut etanol 11,43% - 12,50%, susut pengeringan 4,22% - 5,65%, kadar abu total simplisia 8,87% - 10,37%, kadar abu tidak larut asam simplisia 5,03% - 6,53%, cemaran logam Pb 7,757 – 9,383 mg/kg, Cd 0,398 – 0,399 mg/kg, Hg 0,094 – 0,105 mg/kg.  Pemerian ekstrak yaitu kental, berwarna hijau kecoklatan, bau khas, rasa agak pahit. Ekstrak mengandung alkaloid, flavonoid, terpenoid steroid, tanin, glikosida, saponin, antrakuinon, dan fenol. Ketiga sampel memiliki profil KLT yang sama. Rendemen ekstrak 11,12%-12,41%, kadar air 6,70% - 8,20%, kadar abu total 2,88% - 3,23%, dan kadar abu tidak larut asam 0,13% - 0,15%. Hasil uji parameter spesifik dan nonspesifik simplisia dan ekstrak daun D. canniformis dari ketiga tempat telah memenuhi syarat yang ditetapkan oleh Farmakope Herbal Indonesia dan BPOM RI kecuali kadar cemaran kadmium.

 

Kata kunci : Standardisasi, Donax canniformis, Marantaceae, parameter spesifik, parameter non spesifik

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI