DIGITAL LIBRARY



JUDUL:STUDI ETNOBOTANI TUMBUHAN BERKHASIAT OBAT BAGIAN AKAR DAN BUNGA DI KECAMATAN HALONG KABUPATEN BALANGAN, KALIMANTAN SELATAN
PENGARANG:RINA-446
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2021-06-25


ABSTRAK

STUDI ETNOBOTANI TUMBUHAN BERKHASIAT OBAT BAGIAN AKAR DAN BUNGA DI KECAMATAN HALONG, KABUPATEN BALANGAN, KALIMANTAN SELATAN (Oleh: Rina; Pembimbing: Nashrul Wathan & Muhammad Ikhwan Rizki; 2021; 131 halaman)

Tumbuhan obat sering digunakan oleh masyarakat halong khususnya di desa Kapul, desa Hauwei dan desa Uren karena banyaknya warisan leluhur dan kebiasaan masyarakatnya serta terkendala fasilitas layanan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan jumlah tumbuhan berkhasiat obat, cara pengolahan serta cara penggunaan tumbuhan berkhasiat obat bagian akar, bunga, rimpang dan umbi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dan eksploratif. Metode pengumpulan data yang digunakan yakni wawancara semi struktur dibantu dengan kuesioner. Informan ditentukan dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian terdapat 13 informan yang memenuhi kriteria. Hasil wawancara didapatkan 44 spesies tumbuhan obat yang digunakan untuk mengobati 28 penyakit salah satunya yang sering disebutkan adalah sakit pinggang. Bagian tumbuhan yang digunakan meliputi akar (68,89%), bunga (17,78%), rimpang (8,89%) dan umbi (4,44%). Bagian tumbuhan kemudian diolah dengan cara direbus (42,22%), direndam (37,78%), ditumbuk dan dipotong atau diambil langsung bagian yang digunakan (11,11%) dan ditumbuk (8,89%). Setelah diolah, bagian tumbuhan dapat digunakan dengan cara diminum (80%), dioles (11,11%), digosok (4,44%), dikumur dan dimakan (2,22%).

Kata kunci: Etnobotani, Akar, Bunga, Direbus, Halong

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI