DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS E-PURCHASING OBAT GENERIK DI DINAS KESEHATAN KABUPATEN BANJAR TAHUN 2020 SELAMA PANDEMI COVID-19
PENGARANG:ELA CAHYARINI -1410
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2021-06-27


Pengadaan obat dengan sistem e-purchasing merupakan tata cara dalam pembelian obat yang mana sistem e-katalog obat sudah terbangun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persentase cakupan realisasi e-purchasing, tingkat ketersediaan obat, serta dampak pandemi ditinjau dari hambatan internal dan eksternal yang dihadapi pada proses e-purchasing obat generik di Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar tahun 2020. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif secara kuantitatif dengan data retrospektif. Hasil dari penelitian diperoleh cakupan realisasi pengadaan obat generik secara e-purchasing tahun 2020 yaitu 92,08% dan sebanyak 7,92% (8 obat) yang gagal pengadaan. Tingkat ketersediaan obat yang gagal pengadaan pada tahun 2020 adalah sebanyak 0% obat dengan kategori berlebih, 0% obat dengan kategori aman, 75% dengan kategori kurang dan 25% dengan kategori kosong. Tidak ada hambatan internal e-purchasing tahun 2020, namun terdapat hambatan eksternal yaitu penolakan pemesanan obat oleh industri farmasi penyedia akibat habisnya stok dan bahan baku obat, dan gangguan distribusi. Kesimpulan: Pandemi covid-19 berdampak pada aktivitas e-purchasing dimana cakupan realisasi tidak mencapai 100% dan tingkat ketersediaan obat tidak sesuai kebutuhan. Dampak pandemi COVID-19 berupa hambatan eksternal seperti penolakan pemesanan obat oleh industri farmasi penyedia dan gangguan distribusi.

Kata kunci: Pengadaan obat, E-purchasing, Ketersediaan obat.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI