DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Penetapan Kadar Amonia (NH3) Pada Air Sungai Di Banjarmasin Dan Banjarbaru Dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis
PENGARANG:KINANTI ANNISAA LATIFAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2021-06-28


PENETAPAN KADAR AMONIA (NH3) PADA AIR SUNGAI DI BANJARMASIN DAN BANJARBARU DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS (Oleh Kinanti Annisaa Latifah; Pembimbing: Amalia Khairunnisa; 2021; 26 halaman).

Air sungai merupakan air yang mengalir dari hulu ke hilir melewati pemukiman warga. Sungai banyak dimanfaatkan untuk keperluan manusia seperti penampungan air, alat transportasi, mengairi sawah, keperluan perternakan, keperluan industri, keperluan perumahan dan juga sebagai pengendali banjir. Sampel yang digunakan yaitu sampel air sungai yang diambil dari 3 lokasi ( 1 lokasi di Banjarmasin yaitu sungai pemurus dan 2 lokasi di Banjarbaru yaitu sungai kemuning dan sungai yang berada di jalan Sidodadi). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar amonia pada air sungai yang ada di Banjarmasin dan Banjarbaru dan menentukan nilai cemaran amonia pada penelitian ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021 dan Peraturan Gubernur Provinisi Kalimantan Selatan Nomor 05 Tahun 2007. Metode yang digunakan adalah spektrofotometri UV-Vis. Kadar amonia yang didapatkan pada sampel air sungai berturut- turut adalah pada 0,1242; -0,0071; dan 0,1448 mg/L. Berdasarkan Peraturan Gubernur Kalimantan Selatan Nomor 05 Tahun 2007 dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021 menyatakan bahwa kadar maksimal amonia dalam air sungai adalah 0,5 mg/L. Berdasarkan analisis tersebut diperoleh bahwa semua sampel air sungai aman untuk digunakan karena tidak melebihi syarat mutu.

Kata kunci : Air Sungai, Amonia, dan Spektrofotometri UV-Vis

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI