DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Prarancangan Pembuatan Garam Industri dari Air Laut dengan Proses Vacuum Pan Kapasitas 200.000 Ton/Tahun | |
| PENGARANG | : | MEYRINA SAFITRI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2021-07-16 |
Garam adalah senyawa ionik yang terdiri dari ion positif (kation) dan ion negatif (anion),sehingga membentuk senyawa netral (tanpa bermuatan). Garam terbentuk dari hasil reaksi asamdan basa. Komponen kation dan anion ini dapat berupa senyawa anorganik seperti klorida (Cl−),dan bisa juga berupa senyawa organik seperti asetat (CH3COO−) dan ion monoatomik sepertifluorida (F−), serta ion poliatomik seperti sulfat (SO42−). Natrium klorida (NaCl), bahan utamagaramdapuradalahsuatugaram.Kelarutangaramdalamairadalahsebesar35,9g/100ml(25oC). Pabrik ini direncanakan beroperasi selama 330 hari/tahun dengan kapasitas produk garamindustrisebesar200.000ton/tahundanrencanadidirikanpadatahun2025.
Pembuatan garam industri dilakukan dalam reaktor alir berpengaduk (RAB) dengan reaksibersifat seri eksotermis. Reaksi berlangsung pada suhu 50? dan tekanan 1 atm. Hasil keluaranreaktor dialirkan ke flokulator untuk mereaksikan pengotor -pengotor yang ada di dalam feeddengan penambahanNa2CO3 dan Ca(OH)2. Larutan brine dipompakan menuju settling tank laluke tangki penampung dengan suhu 30? dan tekanan 1 atm. Larutan brine akan dipompakandengan pompa menuju evaporator yang beroperasi pada suhu 125,98? dan tekanan 1 atm untukmemekatkan larutan brine dengan cara menguapkan kandungan air. Larutan brine dari evaporatordiumpankan ke dalam vacuum pan crystallizer yang berfungsi untuk membentuk kristal garam.Vacuum pan crystallizer beroperasi pada suhu 94,8? dan tekanan 1 atm. Kristal yang terbentukdari proses kristalisasi akan dipisahkan menggunakan centrifuge setelah itu kristal garam akandiumpankan ke dalam alat pengering rotary dryer yang beroperasi pada suhu 82? dan tekanan 1atm. Kristal garam yang terikut bersama udara pengering ditangkap oleh cyclone. Pada cyclonedipisahkan antara kristal garam dengan udara pengering. Kristal garam kering yang keluar darirotarydryer bersamaan denganhasil dari cyclone diangkutdengan screew conveyormenujucrusheruntukmenghaluskankristalgaramkemudiandisaringmenggunakanscreeneruntukmenyeragamkan ukuran produk. Selanjutnya diangkut menggunakan bucket elevator menuju bin.Diperoleh produkNaCldengan kemurnian99,7%.
Pemasaran sodium chloridadiutamakan untuk konsumsi dalam negeri. Bentukperusahaan berupa Perseroan Terbatas (PT) dengan sistem organisasi line dan staff. Sistem kerjakaryawan berdasarkan pembagian menurut jam kerja yang terdiri dari shift dan non-shift dengantenaga kerja yang dibutuhkan sebanyak 120 orang. Adapun hasil analisa ekonomi memberikanhasilinvestasimodaltotal(TCI)adalahsebesarRp740.309.323.835,-dandiperolehhasilpenjualan yaitu sebesar Rp 1.300.000.000.000,-. Selain itu diperoleh juga Return of Investment(ROI) sebelum pajak sebesar 39% dan Return of Investment (ROI) sesudah pajak sebesar 25%.Pay Out Time (POT) sebelum pajak yaitu 2,04 tahun dan Pay Out Time (POT) sesudah pajaksebesar 2,82 tahun. Sehingga diperoleh Break Event Point (BEP) sebesar 41% dan Shut DownPoint (SDP) sebesar 25%. Berdasarkan pertimbangan hasil evaluasi tersebut, maka pabrik garamindustridengankapasitas200.000ton/tahuninilayakuntukdikajilebihlanjut.
Katakunci:natrium karbonat, kalsium hidroksida, air laut, kristalisasi, garam industri
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI