DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PERSEPSI MASYARAKAT NELAYAN DESA SWARANGAN TERHADAP PENDIDIKAN TAHUN 2010-2019
PENGARANG:NISMAYA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2021-07-16


 

Tingkat pendidikan masyarakat Desa Swarangan secara umum masih rendah. berdasarkan dari data yang didapat dari desa, bahwa sebagian besar penduduknya hanya tamatan Sekolah Dasar bahkan ada yang tidak mengenyam pendidikan atau berhenti sekolah. Pandangan masyarakat nelayan yang meanggap pendidikan yang tinggi tidak terlalu penting merupakan salah satu dampak dari kurangnya sumber daya manusia yang berada di daerah-daerah pesisir seperti di Desa Swarangan.

 

Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian sejarah yang terdiri dari Heuristik, Kritik, Interpretasi, dan Historiografi. Tahap pertama yaitu Heuristik, tahap pengumpulan data. Sedangkan sumber data didapatkan melalui 3 hal, yaitu sumber lisan, sumber dokumen, dan juga sumber benda. tahapan berikutnya yaitu Kritik, baik itu kritik eksternal dan kritik internal. Tahapan selanjutnya yaitu Interpretasi, tahapan untuk menafsirakan, menyimpulkan, merangkai fakta-fakta sejarah dari data yang sudah melalui tahapan kritik. Tahapan yang terakhir yaitu Historiografi atau penulisan.

 

Berdasarkan hasil penelitian, persepsi atau pandangan masyarakat nelayan Desa Swarangan terhadap pentingnya pendidikan secara umum masih rendah karena dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya faktor ekonomi yang rendah. Berubahnya pesepsi masyarakat yang awalnya apatis terhadap pendidikan menjadi lebih positif dan adanya persepsi masyarakat nelayan Desa Swarangan yang memiliki keyakinan bahwa pendidikan dapat meningkatkan ekonomi mereka.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI