DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA S-1 PENDIDIKAN BIOLOGI MELALUI PENYELESAIAN MASALAH TOKSIKOLOGI LINGKUNGAN | |
| PENGARANG | : | LAILI MUNAWARAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2018-02-20 |
Kata Kunci: kemampuan berpikir kritis, penyelesaian masalah, toksikologi
lingkungan
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat menuntut individu
untuk memliki kecakapan hidup agar dapat bertahan dalam persaingan global.
Salah satu kompetensi penting yang menjadi bagian kecakapan hidup adalah
berpikir kritis. Berpikir kritis penting dimiliki karena dapat melatih diri untuk
bersikap rasional dan memilih solusi terbaik dari permasalahan yang dihadapi
melalui ilmu pengetahuan yang dimilikinya. Tujuan penelitian adalah untuk
menjelaskan kategori kemampuan berpikir kritis dan mendeskripsikan setiap
kategori kemampuan berpikir kritis mahasiswa S1 Pendidikan Biologi melalui
penyelesaian masalah Toksikologi Lingkungan. Jenis penelitian yang digunakan
adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian
adalah seluruh mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Lambung Mangkurat
yang telah memprogram mata kuliah Toksikologi Lingkungan pada tahun ajaran
2015/2016. Data dianalisis dengan teknik analisis data deskriptif kuantitatif. Data
kuantitatif didapat dari hasil penilaian jawaban mahasiswa terhadap soal tugas
tertulis menggunakan rubrik berskor yang dianalisis secara persentase, kemudian
dikonversikan menjadi data deskriptif sesuai dengan kategori yang diperoleh.
Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan berpikir kritis mahasiswa
melalui penyelesaian masalah Toksikologi Lingkungan meliputi kategori kritis
(14,89%), kategori cukup kritis (70,21%), dan kategori kurang kritis (14,89%).
Deskripsi setiap kategori kemampuan berpikir kritis mahasiswa berbeda-beda.
Kategori kritis, ketercapaian penyelesaian masalah tinggi dan semua standar
intelektual bernalar mampu dipenuhi pada tiap elemen bernalar. Kategori cukup
kritis, ketercapaian penyelesaian masalah sedang dan standar intelektual bernalar
mampu dipenuhi hanya pada elemen bernalar informasi dan konsep/ ide. Kategori
kurang kritis, ketercapaian penyelesaian masalah rendah dan standar intelektual
bernalar masih belum dipenuhi pada tiap elemen bernalar.
| NO | DOWNLOAD LINK |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI