DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA MUATAN IPA MATERI SIKLUS AIR MENGGUNAKAN MODEL IMBANG HORAY KELAS V SDN MANTUIL 2 BANJARMASIN
PENGARANG:JAMILAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2021-09-01


ABSTRAK

Jamilah. 2021. Meningkatkan Akivitas dan Hasil Belajar Siswa Muatan IPA Materi Siklus Air Menggunakan Model IMBANG HORAY Kelas V SDN Mantuil 2 Banjarmasin. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP ULM Banjarmasin. Pembimbing Mohammad Dani Wahyudi, S.Pd.I., M.Pd.

Kata Kunci: IPA, Siklus Air, Inkuiri Terbimbing, Mind Mapping, Course Review Horay (CRH).

Permasalahan penelitian adalah rendahnya aktivitas dan hasil belajar siswa pada kelas V SDN Mantuil 2 Banjarmasin disebabkan pembelajaran yang kurang penanaman konsep yang diajarkan kepada siswa, Siswa tidak terlibat langsung saat proses pembelajaran dan Tidak menggunakan media konkrit dalam pembelajaran IPA. Oleh karena itu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan aktivitas siswa dan hasil belajar dalam materi Siklus Air menggunakan model IMBANG HORAY merupakan Kombinasi dari beberapa model pembelajaran yaitu Model Inkuiri Terbimbing, Mind Mapping dan Course Review Horay (CRH). Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas siswa dan meningkatkan hasil belajar siswa materi siklus air kelas V SDN Mantuil 2 Banjarmasin.

Jenis penelitian yaitu penelitian tindakan kelas (PTK) dilaksanakan sebanyak 4 pertemuan di kelas V SDN Mantuil 2 Banjarmasin berjumlah 6 orang siswa. Jenis data disajikan adalah data kegiatan guru dan siswa melalui lembar observasi serta data hasil belajar siswa yang didapat menggunakan tes. Analisis data menggunakan skala presentase dan indikator keberhasilan yang ditetapkan oleh guru.

Hasil penelitian menunjukkan aktivitas guru pada siklus I pertemuan 1 yaitu dengan kategori baik, sedangkan pada siklus II pertemuan 2 mengalami peningkatan dengan kategori sangat aktif. Aktivitas siswapada siklus I pertemuan 1 yaitu mendapatkan kriteria cukup aktif dan meningkat pada siklus II pertemuan 2 menjadi kriteria sangat aktif. Ketuntasan klasikal hasil belajar siklus 1 pertemuan 1 yaitu hanya 2 siswa yang tuntas (33,33%) pada siklus II pertemuan 2 mengalami peningkatan yaitu semua siswa tuntas mencapai 100%.

Berdasarkan temuan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan model IMBANG HORAY merupakan Kombinasi dari beberapa model pembelajaran yaitu Model Inkuiri Terbimbing, Mind Mapping dan Course Review Horay (CRH) serta disarankan kepada guru di SDN Mantuil 2 Banjarmasin khususnya muatan IPA untuk dapat mengembangkan pembelajaran inovatif untuk meningkatkam kualitas dan mutu pendidikan dengan mengoptimalkan penggunaan media dan model pembelajaran yaitu Model Inkuiri Terbimbing, Mind Mapping dan Course Review Horay (CRH).

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI