DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN NILAI AGAMA DAN MORAL DALAM MENIRU GERAKAN IBADAH (WUDHU) SESUAI URUTAN MENGGUNAKAN MODEL EXPLICIT INSTRUCTION, TALKING STICK DAN MEDIA PATUNG BERGAMBAR PADA ANAK KELOMPOK B TK ASOKA BARITO KUALA | |
| PENGARANG | : | EGA GAPRILINA AGHNIA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2021-09-02 |
Aghnia, Ega Gaprilina.2021 Mengembangkan Kemampuan Nilai Agama Dan Moral Dalam Meniru Gerakan Ibadah (Wudhu) Sesuai Urutan Menggunakan Explicit Instruction, Talking Stick, Dan Media Patung Bergambar Pada Anak Kelompok B Tk Asoka Barito Kuala. Skripsi Program Pendidikan Guru Pendidkan Anak Usia Dini. Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidkan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Dr. Nina Permata Sari, S.Psi., M.Pd.
Kata kunci: Kemampuan Nilai Agama Dan Moral, Model Explicit Intruction, Model Talking Stick Dan Media Patung Bergambar.
Permasalahan penelitian ini adalah belum berkembangnya kemampuan Nilai Agama Dan Moral dalam melakukan kegiatan meniru gerakan ibadah (berwudhu) sesuai urutan. Salah satu upaya mengembangkan kemampuan nilai agama dan moral dalam meniru gerakan ibadah (wudhu) sesuai urutan menggunakan kombinasi model explicit intruction, model talking stick dan media patung bergambar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas guru, aktivitas anak, dan untuk meningkatkan hasil perkembangan anak.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian Tindakan kelas (ptk), yang dilaksanakan dengan tiga kali pertemuan, subjek penelitian adalah anak kelompok B Tk Asoka Barito Kuala tahun ajaran 2020/2021. Jumlah anak sebanyak 11 orang. Jenis data dalam penelitian ini adalah kualitatif dan kuantitatif. Melalui observasi aktivitas guru, aktivitas anak dan hasil perkembangan anak data kualitatif diperoleh melalui teknik pengukuran tes secara individu. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif kualitatif dengan aktivitas guru mencapai ≥28 dengan kategori “sangat baik”, aktivitas anak mencapai ≥82% dengan kategori “sangat aktif”, dan hasil perkembangan anak minimal mendapat bintang ((((BSH) .
Hasil penelitian menunjukan bahwa aktivitas guru pertemuan I mencapai kriteria cukup baik, pertemuan II kriteria baik, pertemuan III sangat baik. Aktivitas anak pada pertemuan I mencapai kriteria kurang aktif, pertemuan II kriteria aktif, pertemuan III mencapai kriteria sangat aktif. Ketentuan klasikal hasil perkembangan anak pada pertemuan I mencapai 9% pertemuan II mencapai 55% .pertemuan III mencapai 100%.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kombinasi model explicit instruction, model talking stick dan media patung bergambar dapat mengembangkan kemampuan nilai agama dan moral dalam meniru gerakan ibadah (wudhu) sesuai urutan. Disarankan penggunaan model dan media tersebut sebagai salah satu alternatif dalam meningkatkan hasil perkembangan anak.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI