DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATERI GAYA DAN GERAK MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM THINKING EXPLAIN DI SEKOLAH DASAR KOTA BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | FIRDHA YULIANA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2021-09-02 |
FirdhaYuliana, 2021. Meningkatkan Hasil Belajar Tema Gaya dan Gerak Menggunakan Model Problem, Thinking dan Explain pada Sekolah Dasar Kota Banjarmasin.Skripsi Program Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Drs. Radiansyah,M.Pd.
Kata Kunci : Aktivitas Belajar,Hasil Belajar Siswa, Problem Basid Learning(PBL), Higher Order Thinking Skills(HOTS), dan Predict planning Observe Explain Write(P2OEW).
Permasalahan dari penelitian ini adalah rendahnya aktivitas belajar siswa, rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa, rendahnya kemampuan mengungkapan pendapat dalam pembelajaran, dan tidak semua siswa mampu dalam menyelesaikan masalah dengan berpikir kritis, serta rendahnya semangat siswa, sehingga menyebabkan pembelajaran menjadi kurang bermakna. Hal inilah yang menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa di bawah KKM yang ditetapkan sekolah yaitu 67. Salah satu upaya untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada Tema Daerah Tempat Tinggalku Muatan IPA yaitu menggunakan kombinasi model Problem Basid Learning(PBL), Higher Order Thinking Skills(HOTS), dan Predict planning Observe Explain Write(P2OEW).
Penelitian ini menggunakan pendekatan kulaitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam 4 pertemuan. Setting penelitian untuk kelas IV SDN Pemurus Baru 2 Banjarmasin berjumlah 17 siswa yang terdiri 10 siswa laki-laki dan 7 siswa perempuan. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dan kuantitatif yang diperoleh melalui lembar observasi aktivitas guru dan siswa serta tes evaluasi hasil belajar siswa.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan I, memperoleh skor 21 dengan kriteria baik, pertemuan II memperoleh skor 25 dengan kriteria sangat baik, pertemuan III memperoleh skor 27 kriteria sangat baik, dan pertemuan IV memperoleh skor 28 kriteria sangat baik. Aktivitas siswa pada pertemuan I memperoleh persentase klasikal 58,82% dengan kriteria cukup aktif, pertemuan II memperoleh persentase klasikal 76,47% dengan kriteria aktif, pertemuan III memperoleh persentase klasikal 82,35% dengan kriteria sangat aktif, dan pertemuan IV memperoleh persentase klasikal 100% dengan kritera sangat aktif. Ketuntasan klasikal hasil belajar siswa pada pertemuan I mencapai 52,94%, pertemuan II mencapai 70,59%, pertemuan III mencapai 82,35%, dan pertemuan IV mencapai 100%.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa menggunakan kombinasi model Problem Basid Learning(PBL), Higher Order Thinking Skills(HOTS), dan Predict planning Observe Explain Write(P2OEW).pada siswa kelas IV SDN Pemurus Baru 2 untuk aktivitas guru terlaksana dengan kriteria sangat baik, aktivitas siswa mengalami peningkatan mencapai kriteria sangat aktif, dan ketutansan hasil belajar mengalami peningkatan mencapai indikator maksimal.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI