DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PROBLEMATIKA PERLINDUNGAN TERHADAP MASYARAKAT YANG MENJADI INFORMAN DALAM PENGUNGKAPAN PEREDARAN NARKOTIKA | |
| PENGARANG | : | AGNES RIZKIA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2021-09-02 |
Tujuan penelitian dalam skripsi ini adalahTentang batasan tanggung jawab penyidik dalam melindungi informan narkotika dan Bentuk sanksi informan narkotika yang menyalahgunakan mandat yang diberikan oleh penyidik.
Metode penelitian yang dilakukan adalah metode Normatif yakni penelitian hukum yang hanya berdasarkan asas, norma, dan kaidah dari peraturan perundang-undangan.
Dari hasil penelitian menunjukan Bahwa Pertama, Peran dalam masyrakat tergantung kepada rasio kepercayaan rakyatnya kepadapenegak hukum, untukhal tersebut maka diperlukan transparansi penegakan dan hukum,peningkatan sedangkan peran serta masyarakat dalam hanya pengawasan dan kewajiban pelaporan untuk masyarakatnyaserta peningkatan dibobot akuntabilitas kinerja aparat penegak hukumnya yang baru dapatdipertanggung-jawabkan di depan public dan negara. Mengenai peran serta masyarakat dalammembantu pencegahan dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, adabeberapa hal yang perlu perhatikan, adalah mengenai pidana narkotika,wajib melapor tindak pidana narkotik, jaminan dan keamanan dan perlindungan hukum. Kedua, Sanksi atau hukuman terhadap tindak pidana hanya penyalahgunaan narkotika pada doubletracksystem, karena berdasarkan victimology masyarakat yang menjadi cepu narkotika hanya sebagai self victimizing victims yaitu korban sebagai pelakunya, victimologi tetap akan dihukum karena menetapkan penyalahgunaan narkotika sebagai korban, meskipun korban dari itu tindak pidana/kejahatan yang dilakukannya sendiri. Oleh karena itu, maka informan dengan narkotika yang juga sebagai korban patut untuk memberi dan mendapat perlindungan. Namun, karena pecandu infoman narkotika juga sebagai pelaku suatu tindak pidana/kejahatan maka ia juga harus tetap dihukum, oleh karena hal inilah maka dikatakan bahwa double track system dalam perumusan sanksi terhadap tindak pidana penyalahgunaan narkotika adalah paling tepat.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI