DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PERBANDINGAN AKTIVITAS DAYA HAMBAT EKSTRAK DAUN KELAKAI DENGAN Sodium hipoklorit 2,5% TERHADAP Enterococcus faecalis | |
| PENGARANG | : | RIDWAN ICHSHALUL FUADY | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2021-09-02 |
Latar Belakang: Perawatan saluran akar merupakan tahapan penanganan infeksi pulpa dilakukan dengan membuang jaringan nekrotik dan mengeliminasi mikroorganime. Perawatan saluran akar terbagi atas tiga tahapan, salah satunya sterilisasi yang menjadi faktor penting dalam keberhasilan saluran akar. Sterilisasi yang tidak adekuat mengakibatkan tertinggalnya bakteri persisten saluran akar, antara lain Enterococcus faecalis. Enterococcus faecalis dipercaya sebagai penyebab kasus infeksi sekunder saluran akar karena memiliki kemampuan untuk bertahan dalam saluran akar, tetapi bakteri ini dapat dieliminasi dengan melakukan irigasi saluran akar. Salah satu bahan irigasi yang dianjurkan yaitu Sodium hipoklorit yang dianggap gold standard dalam perawatan saluran akar namun memiliki beberapa kekurangan. Ekstrak daun kelakai dapat menjadi alternatif larutan irigasi saluran akar karena mengandung senyawa antibakteri seperti flavonoid, saponin, alkaloid, tanin dan steroid. Tujuan: Mengetahui perbandingan aktivitas daya hambat ekstrak daun kelakai dengan Sodium hipoklorit 2,5% terhadap Enterococcus faecalis. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian true experimental dengan rancangan posttest only control group design menggunakan 5 kelompok dengan 3 kali pengulangan, sehingga total sampel sebanyak 15 sampel. Kelompok 1-4 adalah ekstrak daun kelakai konsentrasi 25%, 50%, 75%, 100% dan kelompok 5 adalah Sodium hipoklorit 2,5%. Parameter yang diukur adalah diameter zona hambat (mm) yang terbentuk pada media MHA. Hasil: Hasil uji One Way Anova dan Post Hoc LSD menunjukkan perbedaan signifikan antara setiap kelompok perlakuan ekstrak daun kelakai dibandingkan dengan Sodium hipoklorit 2,5%. Kesimpulan: Ekstrak daun kelakai konsentrasi 25%, 50%, 75%, dan 100% memiliki aktivitas daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri Enterococcus faecalis namun belum setara Sodium hipoklorit 2,5%.
Kata kunci: Aktivitas daya hambat, ekstrak daun kelakai, enterococcus faecalis, sodium hipoklorit 2,5%.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI