DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGARUH SURAT TEGURAN, SURAT PAKSA DAN SURAT PERINTAH MELAKUKAN PENYITAAN (SPMP) TERHADAP PENCAIRAN TUNGGAKAN PAJAK (STUDI PADA KPP PRATAMA BANJARMASIN) | |
| PENGARANG | : | BADRUS SOLEH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2018-02-20 |
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membuktikan pengaruh surat
teguran, surat paksa dan surat perintah melakukan penyitaan terhadap pencairan
tunggakan pajak.
Pengumpulan data menggunakan metode purposive sampling. Jenis data yang
digunakan untuk surat teguran, surat paksa dan surat perintah melakukan penyitaan
dan pencairan tunggakan pajak adalah data sekunder selama periode 2014 sampai
2016, total 36 sampel yang digunakan dalam penelitian ini. Alat analisis yang
digunakan dalam penelitian ini adalah regresi berganda untuk menguji pengaruh
surat teguran, surat paksa dan surat perintah melakukan penyitaan sebagai variabel
independen dan pencairan tunggakan pajak sebagai variabel dependen.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa surat teguran dan surat paksa tidak
berpengaruh terhadap pencairan tunggakan pajak dikarenakan kurangnya kesadaran
dan ketaatan wajib pajak. Namun, surat perintah melakukan penyitaan berpengaruh
terhadap pencairan tunggakan pajak karena pada proses ini wajib pajak tidak
memiliki opsi lagi selain melunasi tunggakan pajaknya, jika tidak maka rekening
wajib pajak tersebut akan diblokir atau dilakukan penyitaan atas asetnya.
Kata kunci : Pencairan Tunggakan Pajak, Surat Paksa, Surat Perintah Melakukan
Penyitaan, Surat Teguran
| NO | DOWNLOAD LINK |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI