DIGITAL LIBRARY



JUDUL:UJI FITOKIMIA KUANTITATIF CAMPURAN EKSTRAK BATANG PISANG MAULI KONSENTRASI 60% DAN DAUN KEMANGI KONSENTRASI 100%
PENGARANG:A.M. DELLA NAMIRA AGHNINA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2021-09-03


Latar Belakang: Ekstrak batang pisang mauli dan daun kemangi merupakan bahan alam yang telah melalui berbagai penelitian in vitro maupun in vivo dalam potensinya sebagai tanaman obat. Uji fitokimia masing-masing ekstrak menunjukkan adanya kandungan senyawa bioaktif triterpenoid, tannin, phenolic, saponin, steroid, alkaloid, dan flavonoid. Campuran ekstrak batang pisang mauli dan daun kemangi diharapkan mampu memberi efek sinergis dan yang lebih baik dibandingkan ekstrak tunggalnya. Oleh karena itu, dibutuhkan uji untuk memperkuat pemanfaatan potensi tersebut diperlukan uji fitokimia kuantitatif untuk mengetahui kadar dari tiap senyawa pada campuran ekstrak batang pisang mauli dan daun kemangi. Tujuan: Menganalisis hasil uji fitokimia kuantitatif campuran ekstrak batang pisang mauli konsentrasi 60% dan daun kemangi konsentrasi 100%. Metode: Penelitian non eksperimental dengan pemeriksaan laboratorium secara kuantitatif untuk menetapkan kadar sampel. Hasil: Hasil uji fitokimia kuantitatif campuran ekstrak batang pisang mauli dan daun kemangi menunjukkan kadar senyawa triterpenoid (30%), saponin (24,75%), flavonoid (15%), alkaloid (21,9%), fenolik (8%), steroid (4,6%), dan tanin (0,034%). Kesimpulan: Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa campuran ekstrak batang pisang mauli dan daun kemangi mengalami peningkatan pada sebagian besar senyawa bioaktif dibandingkan dengan ekstrak tunggal dan dan memiliki potensi sebagai bahan obat herbal. Senyawa bioaktif dengan kandungan tertinggi adalah triterpenoid sebesar 30%, sedangkan senyawa bioaktif dengan kadar terendah adalah tanin dengan 0,034%.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI