DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MUATAN IPS MATERI JENIS KEGIATAN EKONOMI MENGGUNAKAN KOMBINASI MODEL MIND MAPPING DAN WORD SQUARE PADA SISWA KELAS IV SDN ANTASARI 2 AMUNTAI HULU SUNGAI UTARA
PENGARANG:DESY HASANAH PUTRI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2021-09-03


Putri, Desy Hasanah. 2021. Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Muatan 

IPS Materi Jenis Kegiatan Ekonomi Menggunakan Kombinasi Model Mind 

Mapping dan Word Square Pada Siswa Kelas IV SDN Antasari 2 Amuntai 

Hulu Sungai Utara. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. 

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat 

Banjarmasin. Pembimbing Dra. Hj. Ike Hananik, M.Pd.

 

Kata Kunci: Aktivitas Siswa, Hasil Belajar, IPS, Mind Mapping, Word Square.

Permasalahan siswa dalam pembelajaran IPS pada materi Jenis Kegiatan 

Ekonomi di kelas IV SDN Antasari 2 Amuntai yaitu rendahnya aktivitas dan hasil 

belajar siswa karena hasil belajar siswa belum mencapai KKM yang ditetapkan, 

siswa belum terlibat aktif dalam pembelajaran, siswa kurang percaya diri dalam 

mengungkapkan pendapatnya, dan siswa belum berpikir kritis. Salah satu upaya 

untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa yaitu melalui kombinasi 

model Mind Mapping, dan Word Square. Tujuan dari penelitian ini untuk 

mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis aktivitas siswa, dan hasil belajar 

siswa.

 

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian 

Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dengan 4 kali pertemuan. Subjek 

penelitian adalah siswa kelas IV semester genap SDN Antasari 2 Amuntai tahun 

pelajaran 2020/2021, dengan jumlah siswa 9 orang terdiri dari 6 siswa laki-laki, 

dan 3 siswa perempuan. Jenis data dalam penelitian ini adalah kualitatif dan 

kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas guru, dan siswa. 

Data kuantitatif diperoleh melalui teknik pengukuran dengan tes tertulis secara 

individu. Analisis data dihitung berdasarkan skala persentase dan indikator 

ketuntasan belajar yang ditetapkan.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 

mencapai kriteria Baik, pertemuan 2 mencapai kriteria Baik, pertemuan 3 

mencapai kriteria Sangat Baik, dan pertemuan 4 mencapai kriteria Sangat Baik. 

Aktivitas siswa pada pertemuan 1 mencapai 33%, pertemuan 2 mencapai 44%, 

pertemuan 3 mencapai 67%, dan pertemuan 4 mencapai 89%. Ketuntasan klasikal 

hasil belajar siswa pada pertemuan 1 mencapai 44%, pertemuan 2 mencapai 56%, 

pertemuan 3 mencapai 78%, dan pertemuan 4 mencapai 89%.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa melalui kombinasi 

model Mind Mapping, dan Word Square dapat meningkatkan hasil belajar siswa, 

sehingga hipotesis dapat diterima. Adapun saran bagi guru, kepala sekolah, dan 

peneliti lain agar dapat menjadikan hasil penelitian ini sebagai alternatif dalam 

meningkatkan hasil belajar siswa.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI