DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI MENGHUBUNGKAN GAYA DAN GERAK MENGGUNAKAN KOMBINASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING, TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION DAN SCRAMBLE KELAS 4 SDN ANTASARI 2 AMUNTAI HULU SUNGAI UTARA | |
| PENGARANG | : | DILLA ARDIANY | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2021-09-03 |
Ardiany, Dilla. 2021. Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Menghubungkan Gaya Dan Gerak Menggunakan Kombinasi Model Problem Based Learning, Team Assisted Individualization Dan Scramble Kelas 4 SDN Antasari 2 Amuntai Hulu Sungai Utara. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Drs. Radiansyah, M.Pd.
Kata Kunci: Hasil Belajar, IPA, Problem Based Learning, Team Assisted Individualization, Scramble.
Permasalahan siswa dalam pembelajaran IPA pada materi Hubungan Gaya dan Gerak di kelas IV SDN Antasari 2 Amuntai yaitu siswa pasif dalam proses pembelajaran, kurangnya kerja sama antar siswa dalam kelompok, siswa kurang memahami terhadap konsep pembelajaran IPA, dan siswa belum mampu berpikir kritis. Hal ini berdampak pada hasil belajar siswa yang tidak meningkat. Salah satu upaya untuk meningkatkan hasil belajar siswa yaitu melalui kombinasi model Problem Based Learning, Team Assisted Individualization, dan Scramble. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui aktivitas guru, aktivitas siswa, dan untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dengan 4 kali pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas 4 semester genap SDN Antasari 2 Amuntai tahun pelajaran 2020/2021, dengan jumlah siswa sebanyak 9 orang terdiri dari 6 siswa laki-laki, dan 3 siswa perempuan. Jenis data dalam penelitian ini adalah kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas guru, dan siswa. Data kuantitatif diperoleh melalui teknik pengukuran dengan tes tertulis secara individu. Analisis data dihitung berdasarkan skala persentase dan indikator ketuntasan belajar yang ditetapkan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 mencapai kriteria Baik, pertemuan 2 mencapai kriteria Baik, pertemuan 3 mencapai kriteria Sangat Baik, dan pertemuan 4 mencapai kriteria Sangat Baik. Aktivitas siswa pada pertemuan 1 mencapai kriteria Cukup Aktif, pertemuan 2 mencapai kriteria Aktif, pertemuan 3 mencapai kriteria Aktif, dan pertemuan 4 mencapai kriteria Sangat Aktif. Ketuntasan klasikal hasil belajar siswa pada pertemuan 1 mencapai 22%, pertemuan 2 mencapai 44%, pertemuan 3 mencapai 67%, dan pertemuan 4 mencapai 89%.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa melalui kombinasi model Problem Based Learning, Team Assisted Individualization, dan Scramble dapat meningkatkan hasil belajar siswa, sehingga hipotesis dapat diterima. Adapun saran bagi guru hendaknya menggunakan model-model pembelajaran yang dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa, bagi kepala sekolah dapat membantu guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, dan bagi peneliti lain dapat dijadikan referensi untuk penelitian selanjutnya.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI