DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SUB MATERI MUSIK REKORDER DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEMONSTRASI VARIASI MODEL TALKING STICK PADA SISWA KELAS IV SDN TELAGA BIRU 6
PENGARANG:M. RIZANI NOOR
PENERBIT:FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
TANGGAL:2018-02-20


Kata Kunci: Alat Musik Rekorder, Demonstrasi, Talking Stick .


Permasalahan yang dihadapi adalah pada pembelajaran SBK, khususnya
pada materi alat musik rekorder yang masih rendah. Penyebabnya adalah karena
siswa belajar menggunakan model pembelajaran yang tidak menunjang dalam
kegiatan. Penggunaan model yang tidak tepat ini membuat siswa kesulitan dalam
pembelajaran. Oleh sebab itu perlu dilakukan kegiatan pembelajaran inovatif
model pembelajaran demonstrasi yang dipadukan dengan model
talking stick .
Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas guru, aktivitas
siswa, dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran SBK materi alat musik
rekorder pada siswa kelas 4 di SDN Telaga Biru 6 Banjarmasin.
Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang
dilaksanakan dalam 2 siklus yang masing-masing siklus terdiri dari 2 pertemuan.
Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif untuk aktivitas guru dan
siswa yang diperoleh melalui teknik observasi dan data kuantitatif untuk hasil
belajar siswa yang diperoleh melalui teknik tes. Data dianalisis dengan teknik
persentasi dan penskoran. Indikator keberhasilannya adalah Aktivitas guru
dikatakan berhasil jika mencapai skor
24 dengan kriteria “Sangat Baik”.
Aktivitas siswa dikatakan berhasil apabila secara klasikal mencapai persentase

82% siswa berkualifikasi aktif dan sangat aktif. Hasil belajar siswa dikatakan
berhasil apabila secara klasikal
80% siswa memperoleh nilai 77.
Hasil penelitian menunjukan klasifikasi aktivitas guru pada penilaian akhir
siklus I mencapai skor 23 dengan kategori “baik” sehingga pada akhir siklus II
meningkat mencapai skor 28 dengan kategori “sangat baik”. Aktivitas siswa pada
akhir siklus I mencapai persentase 73.33% dengan kategori “aktif” dan meningkat
pada akhir siklus II mencapai persentase 93,33% dengan kategori “sangat aktif”.
Hasil belajar siswa pada akhir siklus I hanya mencapai 33.33% secara klasikal
dengan rata-rata 70.88. Pada akhir siklus II telah mampu mencapai 93.33% secara
klasikal dengan rata-rata 82.63.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI