DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING DI KELAS X SMA NEGERI 3 BANJARMASIN TAHUN PELAJARAN 2017/2018 | |
| PENGARANG | : | NUR INDAH SARI | |
| PENERBIT | : | - | |
| TANGGAL | : | 2018-02-20 |
Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan salah satu kemampuan utama dalam pembelajaran matematika. Munculnya sikap pasif dari siswa saat pembelajaran yang mengharuskan menganalisis suatu masalah, menjadikan hal tersebut suatu masalah. Model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) merupakan salah satu model pembelajaran berbasis pemecahan masalah yang dapat memfasilitasi siswa memilih dan mengembangkan ide/pemikirannya. Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematis siswa di kelas X yang menerapkan model pembelajaran CPS, (2) mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematis siswa di kelas X yang menerapkan model pembelajaran langsung, (3) mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa di kelas X yang menerapkan model pembelajaran CPS dengan siswa di kelas X yang menerapkan model pembelajaran langsung. Penelitian menggunakan metode eksperimental dengan randomized posttest-only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 3 Banjarmasin. Sampel diambil secara purposive random sampling, dengan pertimbangan awal kelas sampel berdistribusi normal dan dapat diterapkan model pembelajaran CPS, dilanjutkan dengan mengambil dua kelas secara acak yang tidak memiliki perbedaan signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kemampuan pemecahan masalah matematis siswa di kelas X yang menerapkan model pembelajaran CPS, pada indikator memahami masalah berada pada kategori cukup, pada indikator merencanakan penyelesaian berada pada kategori sangat baik, pada indikator menjalankan rencana berada pada kategori sangat baik, dan pada indikator pemeriksaan berada pada kategori baik, (2) kemampuan pemecahan masalah matematis siswa di kelas X yang menerapkan model pembelajaran langsung, pada indikator memahami masalah berada pada kategori kurang, pada indikator merencanakan penyelesaian berada pada kategori sangat baik, pada indikator menjalankan rencana berada pada kategori baik, dan pada indikator pemeriksaan berada pada kategori baik, (3) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa di kelas X yang menerapkan model pembelajaran CPS dengan siswa di kelas X yang menerapkan model pembelajaran langsung di kelas X SMA Negeri 3 Banjarmasin tahun pelajaran 2017/2018.
Kata Kunci: kemampuan pemecahan masalah matematis, model pembelajaran CPS, model pembelajaran langsung.
| NO | DOWNLOAD LINK |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI