DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Wisma Atlet di Sport Center Kalimantan Selatan
PENGARANG:MUHAMMAD YUSUF TAHMIDILLAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2021-09-15


Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) merupakan pemicu terhadap perubahan global dan penggunaan energi yang berlebih pada bangunan. Saat ini emisi di Indonesia emisi gas rumah kaca meningkat hampir tiga kali lipat, yang didominasi dari sektor penggunaan energi. Bangunan wisma atau hunian memiliki kontribusi terbesar kedua setelah sektor transportasi gas rumah kaca yang dihasilkan. Dalam menghadapi fenomena emisi gas rumah kaca, pemerintah mulai mempertimbangkan penggunaan energi terbarukan 23% pada 2030 dan 31% pada 2050. Akan tetapi metode yang digunakan masih dengan efisiensi penggunaan energi, dan faktor energi terbarukan dengan metode diversifikasi energi dalam skala hidro masih dengan persentase penerapan paling kecil dengan kisaran 13%. Sehingga perancangan berfokus pada rancangan wisma atlet yang mampu menjadi jawaban terhadap rancangan berkelanjutan dan menghadapi permasalahan sumber daya terutama energi. Dalam mencapai tujuan keberlanjutan dan menjawab permasalahan arsitektural, perancangan wisma atlet menerapkan 5 prinsip pendekatan holistik pada bangunan hijau dan konsep arsitektur berkelanjutan sebagai upaya dalam meminimalisir dampak negatif dari perancangan yang mampu menghadapi kondisi krisis sekarang seperti krisis energi, emisi gas rumah kaca, lingkungan hingga perekonomian secara kualitatif dan kuantitatif berdasarkan hasil analisis dan teori yang mendukung.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI