DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS INDEKS ORTODONTIK UNTUK MENENTUKAN TINGKAT KEBUTUHAN PERAWATAN ORTODONTIK (Literature Review) | |
| PENGARANG | : | DAANIYAH RAHMASARI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2021-09-16 |
Maloklusi menempati urutan ketiga setelah karies gigi dan penyakit
periodontal dalam prioritas kesehatan gigi masyarakat global. Prevalensi maloklusi
di Indonesia sendiri masih sangat tinggi yaitu sekitar 80% dari jumlah penduduk.
Maloklusi didefinisikan sebagai kontak lengkung gigi yang tidak sempurna pada
satu atau lebih bidang, termasuk anomali posisi, jumlah, bentuk, dan perkembangan
gigi di luar batas normal. Maloklusi dapat mengganggu penampilan fisik, fungsi
mulut, kondisi psikologis, dan meningkatkan risiko karies dan penyakit periodontal.
Deteksi dan diagnosis maloklusi diperlukan untuk merencanakan perawatan
ortodontik dan mencegah memburuknya maloklusi yang dapat mengakibatkan
kebutuhan perawatan ortodontik yang lebih kompleks di masa mendatang.
Keputusan untuk melakukan perawatan ortodontik perlu dilakukan secara objektif
melalui evaluasi maloklusi. Oleh karena itu, diperlukan indeks untuk menilai
kebutuhan perawatan ortodontik. Indeks ortodontik didefinisikan sebagai sarana
untuk mengevaluasi status oklusal secara objektif yang terdiri dari nilai numerik
yang menggambarkan status relatif suatu populasi dengan batas atas dan bawah
tertentu, yang dirancang untuk dibandingkan dengan populasi lain yang
diklasifikasikan menurut kriteria dan metode yang sama. Hal-hal yang diinginkan
dalam suatu indeks adalah akurasi, reliabilitas, spesifisitas dan sensitivitas. Indeks
tingkat kebutuhan perawatan ortodontik dengan metode kuantitatif diperlukan
untuk menentukan prioritas kebutuhan perawatan pada pasien sebelum dirujuk ke
dokter spesialis, sehingga individu dengan kebutuhan pengobatan terbesar dapat
diberikan prioritas. Indeks ortodontik yang dibuat dengan tujuan untuk menentukan
tingkat kebutuhan perawatan ortodontik yang masih digunakan hingga saat ini
meliputi Indeks Estetika Gigi (DAI), Indeks Kebutuhan Perawatan Ortodontik
(IOTN), Indeks Kompleksitas, Hasil dan Kebutuhan (ICON), dan Handicapping
Indeks Deviasi Labio-lingual (HLD CalMod). Penelitian ini ber tujuan untuk
menentukan indeks ortodontik terbaik yang dapat digunakan sebagai alat untuk
menentukan kebutuhan perawatan ortodontik berdasarkan akurasi, reliabilitas,
spesifisitas, dan sensitivitasnya. Berdasarkan skor rata-ratanya, dapat disimpulkan
bahwa ICON merupakan indeks terbaik untuk digunakan dalam menentukan
kebutuhan perawatan ortodontik karena tingkat akurasi dan reliabilitasnya yang
lebih tinggi dibandingkan indeks lainnya.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI