DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Hubungan Maloklusi Gigi terhadap Status Psikososial Remaja
PENGARANG:MUHIDDIN
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2021-09-17


 

ABSTRAK

 

Latar Belakang: Maloklusi merupakan kondisi dimana oklusi yang menyimpang dari bentuk normal. Maloklusi dapat diukur dengan menggunakan indeks IOTN dan DAI. Penelitian telah menunjukkan bahwa remaja yang mengalami masalah maloklusi gigi dapat berpengaruh negatif terhadap status psikososialnya. Pengukuran pengaruh maloklusi terhadap status psikososial dapat diketahui menggunakan metode kuesioner yaitu Psychosocial Impact of Dental Aesthetic Questionnaire (PIDAQ). Tujuan: Menganalisis hubungan maloklusi gigi terhadap status psikososial remaja usia 12-18 tahun. Metode: Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan model narrative review. Penelusuran literatur dilakukan menggunakan sumber dari Google Scholar dan PubMed. Literatur yang telah didapatkan kemudian diseleksi sesuai kriteria inklusi dikumpulkan, dianalisis, dan dilakukan interpretasi. Hasil:Hubungan antara maloklusi gigi terhadap status psikososial remaja usia 12-18 tahun yang diukur menggunakan indeks IOTN dan DAI menyatakan terdapat pengaruh signifikan. Kesimpulan: Maloklusi gigi berdampak pada kondisi status psikososial remaja. 

 

 

 

Kata Kunci: Maloklusi, maloklusi gigi anterior, psikososial remaja, maloklusi dan psikososial.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI