DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENGEMBANGKAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK DALAM MENTAATI ATURAN PROKES 3M MENGGUNAKAN METODE STORYTELLING, DEMONSTRASI DAN EXAMPLES NON EXAMPLES PADA KELOMPOK B TK ISLAM MADINATURRAMLAH | |
| PENGARANG | : | ISNANDA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2021-09-20 |
Isnanda. 2021. Mengembangkan Sosial Emosional Anak Dalam Mentaati Aturan Prokes 3M Menggunakan Metode Storytelling, Demonstrasi dan Examples Non Examples Pada Kelompok B Tk Islam Madinaturramlah. Skripsi Program Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Dr. Novitawati, S.Psi., M.Pd.
Kata Kunci: Sosial Emosional, Mentaati Aturan Prokes 3M, Storytelling,Demonstrasi, dan Examples Non Examples.
Masalah yang ditemukan dalam penilitian ini yakni kemampuan anak dalam mentaati aturan khususnya protokol kesehatan 3M (Memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak) yang mana pada masa pandemi sekarang ini hal itu menjadi hal yang wajib untuk dilaksanakan. Pada kegiatan mentaati prokes 3M ini, banyak anak yang masih belum mampu melaksanakannya selama pembelajaran berlangsung. Anak-anak hanya mampu menerapkannya di awal pembelajaran bahkan sebelum pembelajaran dimulai. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini yakni untuk mengetahui aktivitas guru, aktivitas anak serta hasil perkembangan sosial emosional anak dalam mentaati aturan prokes 3M menggunakan metode Storytelling,Demonstrasi, dan Examples Non Examples.
Jenis penelitian yang dilakukan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan menggunakan pendekatan kualitatif. Setting pada penelitian ini adalah anak kelompok B TK Islam Madinaturramlah Banjarmsin yang terdiri dari 8 orang anak. Pengumpulan data pada penleitian ini mnegunakan teknik observasi dengan analisis data kualitatif.
Hasil analisis data pada penelitian ini menunjukkan terjadinya peningkatan pada aktivitas guru yakni guru mampu mencapai kriteria cukup baik pada pertemuan 1, kriteriai baik pada pertemuan 3 dan kriteria sangat baik. Pada aktivitas anak pada pertemuan 1 mencapai kategori kurang aktif, pada pertemuan 2 mencapai kategori aktif dan pada pertemuan 3 berhasil mencapai kategori sangat aktif. Pada hasil perkembangan anak pertemuan pertama presentasi keberhasilannya mencapai kategori sebagian kecil berhasil berkembang, pertemuan 2 mencapai sebagian besar hampir berkembang dan pada pertemuan 3 berhasil mencapai kategori Hampir seluruhnya berhasil berkembang.
Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru, aktivitas anak sertas hasil perkembangan anak pada pengembangan sosial emosional anak dalam mentaati aturan prokes 3M mampu mencapai indikator keberhasilan. Penelitian ini diharapkan mampu menjadi alternatif pembelajaran pada pengembanagan kemampuan anak dalam mentaati aturan prokes 3M menggunakan metode Storytelling,Demonstrasi, dan Examples Non Examples.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI