DIGITAL LIBRARY



JUDUL:DETEKSI Aeromonas hydrophila PADA UDANG YANG DIJUAL DI PASAR LAMA KOTA BANJARMASIN
PENGARANG:M. RIHARDI FIQLI
PENERBIT:FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
TANGGAL:2018-02-22


Udang merupakan salah satu pangan dengan sumber protein berkualitas tinggi dan banyak dikonsumsi. Udang dapat berubah menjadi sumber penyakit dengan adanya kontaminasi bakteri patogen seperti Aeromonas hydrophila yang menyebabkan Motile Aeromonas Septicaemia (MAS) dan infeksi saluran gastroenteritis pada manusia. Oleh karena itu perlu dilakukan pengujian deteksi Aeromonas hydrophila. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeteksi keberadaan Aeromonas hydrophila dan menghitung jumlah bakteri dengan metode Total Plate Count (TPC) pada sampel udang. Metode yang digunakan adalah pengujian perhitungan dengan TPC, pengayaan bakteri menggunakan Brain Heart Infusion (BHI), dilanjutkan isolasi menggunakan media Endo agar dan dibandingkan dengan kontrol Aeromonas hydrophila. Hasil yang didapat menunjukkan adanya koloni bakteri berwarna merah, cembung, bentuk bulat dan tepi rata yang diduga Aeromonas hydrophila pada media Endo agar, selanjutnya dilakukan pengujian biokimia. Uji biokimia pada uji glukosa, manitol, sukrosa, indol, motilitas, simon sitrat, dan LIA (Lysin iron agar) menunjukkan hasil positif sedangkan pada uji laktosa, sulfida, dan urea menunjukkan hasil negatif pada kontrol Aeromonas hydrophila dan sampel udang 3 serta 5. Hasil perhitungan jumlah bakteri menggunakan TPC terdapat antara 1,5x108–4,8x108 CFU’s/mL pada sampel udang 1, 2, 3, 4, 5, 6. Nilai tersebut melebihi batas maksimum jumlah bakteri pada udang yaitu 5x105 koloni/gram. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa pada sampel udang 3 dan 5 terdeteksi adanya bakteri Aeromonas hydrophila dari enam sampel yang diuji.
 
Kata Kunci: Udang, Aeromonas Hydrophila, Total Plate Count (TPC), Endo Agar

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI