DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | HUBUNGAN KESEJAHTERAAN SPIRITUAL DENGAN TINGKAT DEPRESI REHABILITAN DI RUANG DETOKSIFIKASI NAPZA RSJ SAMBANG LIHUM | |
| PENGARANG | : | Noor Fitri Ariyani | |
| PENERBIT | : | FAKULTAS KEDOKTERAN | |
| TANGGAL | : | 2018-02-26 |
Latar Belakang: Detoksifikasi adalah tahapan untuk membantu mengatasi kondisi withdrawl (putus zat/sakau), pada tahap detoksifikasi rehabilitan beresiko mengalami depresi. Salah satu cara mengatasi depresi adalah dengan spiritual sebagai sumber kekuatan bagi rehabilitan pengguna NAPZA.
Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah melihat hubungan kesejahteraan spiritual dengan tingkat depresi rehabilitan di Ruang Detoksifikasi NAPZA Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum.
Metode: Penelitian kuantitatif dilakukan kepada 30 rehabilitan dengan metode Purposive Sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengukur adalah Spiritual Index Well-Being dan Beck Depression Inventory II.
Hasil: Penelitian ini menunjukkan 19 rehabilitan (63,3%) memiliki kejejahteraan spiritual baik dan 18 rehabilitan (60,0%) tidak memiliki depresi. Hasil analisa didapatkan ada hubungan yang kuat dan positif antara kesejahteraan spiritual dan tingkat depresi rehabilitant di ruang detoksifikasi NAPZA Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum (p-value=0,0001 dan r=0,632).
Diskusi: Kesejahteraan spiritual mempengaruhi tingkat depresi, dengan tingkat spiritual yang baik dapat mengurangi resiko depresi.
Kata kunci : Kesejahteraan Spiritual, Depresi, NAPZA
| NO | DOWNLOAD LINK |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI