DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | KERAGAAN ALAT TANGKAP DI PERAIRAN RAWA DESA TUNGKARAN KECAMATAN MARTAPURA TIMUR KABUPATEN BANJAR KALIMANTAN SELATAN | |
| PENGARANG | : | AWALUDINNOR | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2022-01-03 |
ABSTRAK
Awaludin Nor Program Studi Perikanan Tangkap, Keragaan Alat Tangkap Di Perairan Rawa Desa Tungkaran Kecamatan Martapura Timur Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan dibawah bimbingan Iriansyah sebagai ketua pembimbing dan Siti Aminah sebagai anggota pembimbing.
Desa Tungkaran merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi sumberdaya perikanan di kalimantan selatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan jenis alat tangkap yang digunakan, mengetahui jenis ikan yang tertangkap dan menggolongkan alat tangkap berdasarkan sifatnya . Metode yang digunakan adalah metode observasi, metode purposive sampling dengan mengamati operasi penangkapan ikan menggunakan alat tangkap yang terdapat di Desa Tungkaran serta metode wawancara yang dilakukan kepada nelayan di Desa Tungkaran. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan menggambarkan bagian – bagian alat tangkap dan bahan yang di gunakan dan mendata setiap jenis ikan kemudian dimasukan ke dalam tabel per jenis ikan, serta mengamati cara pengoperasian masing-masing alat tangkap. Hasil penelitian menunjukan, alat tangkap yang digunakan yaitu adalah lunta (cast net), lukah (Fsih pot), pancing (hand line), pancing pair (hand line), hancau (portable lift net), tempirai (stage trap), rengge (set gillnet), jenis ikan didapat sebanyak 9 jenis yaitu sepatrawa(trichogaster trichopterus),sepatsiam(trichogaster pectoralis),betok(anabas testudineus), gabus(channastriata),seluang (rasborasp), tengadak(barbonymusschwanenfeldii),baung (mystusnemurus), biawan(helestoma temminckii)dannila(oreochromisniloticus). Penggolongan alat tangkap berdasarkan sifatnya yaitu alat tangkap pasif adalah tempirai kawat, pancing biasa, lukah, rengge dan hancau, alat tangkap aktif adalah lunta dan pancing pair.
Kata Kunci : Keragaan, Alat Tangkap, Desa Tungkaran
ABSTRACT
Awaludin Nor (G1C113206) Capture Fisheries Study Program, Demonstration of Fishing Equipment in Swamp Waters Tungkaran Village East Martapura District Banjar Regency South Kalimantan under the guidance of Iriansyah as the head supervisor and Siti Aminah as a member of the supervisor.
Tungkaran Village is one of the areas that has potential for fisheries resourcesing in South Kalimantan. The goal of this study was to describe the types of fishing gear usedto, to determine and the types of fish caught and to classify fishing gear based on their nature. The method used is the observation method, purposive sampling method by observing fishing operations is using fishing gear and found in Tungkaran Village and interviews conducted with fishermen in Tungkaran Village. Data analysis used descriptive qualitative analysis by describing the parts of the fishing gear and materials used and recording each type of fish and then entering it into a table for each type of fish, and observing the operation of each fishing gear. The results showed no that the fishing gear used were lunta (cast net), lukah (Fish Pot),, fishing line (hand line), fishing pair (hand line), hancau (portable lift net), tempirainya (wire stage trap), rengge (set gillnet), 9 types of fish were found, namely sepat siam (Trichogaster pectoralis), sepat rawa (Trichogaster trichopterus), gabus (Channa striata), seluang (Rasbora sp), sepat rawa (Trichogaster trichopterus), tengadak (Barbonymus schwanenfeldii), baung (Hemibagrus capitulum), biawan (Helestoma temminckii) and nila (Oreochromis niloticus). The classification of fishing gear based on its nature, namely passive fishing gear is tempirai wire, ordinary fishing line, lulah, rengge and hancau, active fishing gear is lunta and pair fishing.
Keyword : Demonstration, Fishing Gears, Tungkaran Village
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI