DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | HUBUNGAN KELIMPAHAN DAN KEANEKARAGAMAN ECHINODERMATA TERHADAP KERAPATAN LAMUN DI PERAIRAN TANJUNG SUNGKAI KECAMATAN PULAU LAUT TANJUNG SELAYAR KABUPATEN KOTABARU | |
| PENGARANG | : | MISNAWATI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2022-01-05 |
RINGKASAN
MISNAWATI (1610716120004) HUBUNGAN KELIMPAHAN DAN KEANEKARAGAMAN ECHINODERMATA TERHADAP KERAPATAN LAMUN DI OERAIRAN TANJUNG SUNGKAI KECAMATAN PULAU LAUT TANJUNG SELAYAR KABUPATEN KOTABARU, di bawah bimbingan Bapak Prof. Dr. Ir. Muhammad Ahsin Rifai, M.Si sebagai Ketua dan Ibu Putri Mudhlika Lestarina S.Pi, M.Si sebagai Anggota.
Perairan Desa Tanjung Sungkai terletak di Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan. Lokasi permukiman nelayan memiliki ekosistem pada lamun dengan luas sekita 12 Ha Keberadaan lamun tidak terlepas dari gangguan atau ancaman alami maupun dari aktivitas manusia, ancaman alami yaitu peningkatan suhu perperairan, gelombang dan arus yang mengakibatkan penurunan luas lamun. Sedangkan gangguan dari manusia akibat pertambahan jumlah penduduk membuat ekosistem padang lamun ini terus mengalami degradasi. Perairan Tanjung Sungkai merupakan kawasan fishing ground dan termasuk sebagai Kawasan Konservasi Perairan yang masih memiliki ekosistem yang lengkap didalammnya terlebih diperkuat dari hasil informasi warga setempat bahwa sering ditemukan Teripang dan Bulu Babi (Echinoidea), hal tersebut membuktikan bahwa biota tersebut yang sering ditemukan padang lamun.
Tujuan dari penelitain ini dimaksud untuk mengetahui kerapatan jenis lamun, kelimpahan dan keanekaragaman Echinodermata, parameter kualitas air, hubungan Echinodermata dengan Lamun. Penelitian ini menggunkan porposive sampling dalam menetukan lokasi stasiun penelitian. Pengambilan Echinodermata dan Lamun menggukan transek kuadran. Pengukuran parameter kualitas air dilakukan secara insitu dan eksitu. Untuk mengetahu hubungan Echinodermata dengan kerapatan Lamun dilakukan analisis korelasi sederhana pada microsoft excel.
Berdasarkan hasil analisis data Echinodermata yang terdapat pada lokasi penelitian terdiri dari 4 kelas yakni Asteroidea, Echinoidea, Ophiuroidea, dan Holuthuroidea dengan jenis spesies yaitu Diadema antillarum, Asterias forbesi, Ophiocoma erinaceus, dan Thoyone briareus. Data lamun yang terdapat pada lokasi penelitian terdapat 7 jenis lamun yakni Cymodocea rotundata, Cymodocea serrulata, Enhalus acoroides, Halophila ovalis, Halodule uninervis,Syringodium isoetifoliumdanThalassia hemprichii.
Hasil pengukuran pengukuran kualitas perairan yang terdapat pada setiap stasiun berkisar antara : Kedalaman 1 - 5 meter, kecerahan 0,5 – 1,2 meter, suhu 27, 4 – 29,3 °C, arus 0,1- 0,13 m/s, salinitas 27,9 – 33,6 ppm, pH 6,7 – 7,9 mg/l, DO 6-10,3 mg/l, Nitrat 0,55 – 1,3 mg/l dan Fosfat 0,37 – 0,84 mg/l. Hasil analisi kolerasi sederhana hubungan echinodermata dengan kerpatan lamun yang berarti hubungan diantara keduanya cukup/sedang arah hubungannya berbanding lurus yang bernilai positif yang berarti pengaruh persen kerapatan lamun terhadap kelangsungan hidup echinodermata hanya 24,33% dan 75,67% dipengaruhi faktor lainnya.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI