DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGARUH PERENDAMAN DAN KEDALAMAN TANAM TERHADAP PERKECAMBAHAN BENIH MAHONI (SWIETENIA MACROPHYLLA) | |
| PENGARANG | : | MALIK IBRAHIM YASIN | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2022-01-13 |
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kecepatan berkecambah dan persentase berkecambah benih mahoni. Faktor yang diteliti adalah perendaman dan kedalaman penanaman. Faktor perendaman terdiri dari tanpa perendaman, perendaman dengan air kelapa muda, perendaman dengan ekstrak bawang merah, perendaman dengan air tauge dan perendaman dengan air hangat. Faktor kedalaman terdiri dari 1 cm dan 2 cm. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan pola faktorial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor perendaman berpengaruh nyata pada variabel kecepatan berkecambah benih mahoni. Perlakuan perendaman benih dengan air tauge merupakan perlakuan terbaik untuk perkecambahan dengan kecepatan 24,17 hari. Perlakuan ini pengaruhnya berbeda nyata dengan pengaruh ekstrak bawang merah dan tanpa perendaman yang menghasilkan benih yang lambat berkecambah, yaitu masing-masing 33,17 hari dan 35,67 hari. Faktor kedalaman berpengaruh sangat nyata terhadap kecepatan berkecambah, yaitu kedalaman tanam 2 cm lebih baik dari 1 cm dengan kecepatan berkecambah masing-masing 23,53 hari dan 36,07 hari. Namun kedua faktor tersebut tidak terjadi interaksi untuk variable kecepatan berkecambah. Untuk variabel persentase berkecambah benih mahoni, interaksi antara faktor perendaman dan faktor kedalaman tanam berpengaruh sangat nyata terhadap persentase berkecambah, dimana tanpa perendaman, perendaman dengan air kelapa muda dan perendaman benih dengan tauge yang kesemuanya ditanam sedalam 2 cm menghasilkan persentase berkecambah benih mahoni paling tinggi yaitu 100% yang berbeda sangat dengan interaksi perlakuan lainnya.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI