DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PELESTARIAN BELA DIRI DI PERGURUAN SILAT KUNTAU PANCAR AMPAT (PSPA) DI DESA ANJIR PASAR KOTA II KECAMATAN ANJIR PASAR KABUPATEN BARITO KUALA
PENGARANG:LATIFUL KHABIR
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2022-01-13


Latiful Khabir, 2021, Pelestarian Bela Diri Di Perguruan Silat Kuntau Pancar 

Ampat (PSPA) Di Desa Anjir Pasar Kota II Kecamatan Anjir Pasar 

Kabupaten Barito Kuala. Skripsi Program Studi Pendidikan Sosiologi,

Jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan 

Universitas Lambung Mangkurat, Pembimbing (1) Sigit Ruswinarsih,

(II) Laila Azkia.

Kata Kunci: Pelestarian, Bela diri, Kuntau, Silat

Terdapat perguruan silat kuntau yaitu Pancar Ampat yang berlokasi di 

Desa Anjir Pasar Kecamatan Anjir Pasar Kabupaten Barito Kuala. Penelitian 

bertujuaan (1) menguraikan cara pelestarian bela diri silat kuntau (2) 

mengidentifikasi faktor pendorong dan penghambat pelestarian dalam bela diri 

silat kuntau di Desa Anjir Pasar Kota II Kecamatan Anjir Pasar Kabupaten Barito 

Kuala.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian 

kualitatif. Sumber yang data yang dipilih secara purposive sampling. Informan 

dalam penelitian ini berjumlah empat orang. Pengumpulan data dilakukan dengan 

tekhnik observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Analisis hasil 

penelitian yang digunakan adalah analisis dengan langkah-langkah reduksi,

display, dan penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian menemukan bahwa : (1) cara pelestarian bela diri silat 

kuntau terbagi menjadi 3 yaitu: internalisasi, enkulturasi, dan sosialisasi (2) faktor 

pendukung dan faktor penghambat pelestarian. Faktor pendukung pelestarian

terbagi menjadi 3 yaitu rasa memiliki akan perguruan, tempat belajar yang 

menyenangkan, apresiasi terhadap anggota silat. faktor penghambat pelestarian 

terbagi menjadi 3 yaitu: jarak rumah yang jauh dari tempat tinggal dan tidak dapat 

izin orang tua dan kurangnya perhatian pemerintah.

Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan agar: masyarakat lebih 

bijak dalam memanfaatkan keberadaan bela diri yang dapat dipergunakan untuk 

belajar bela diri. Masyarakat dan pemerintah dapat ikut bekerja sama dalam 

memberikan dukungan serta bantuan untuk terus bisa dilestarikan. Masyarakat 

 

bisa menjadikan bela diri sebagai daya tarik khas.

 

 

 

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI