DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PRARANCANGAN PABRIK STEARAMIDA DARI ASAM STEARAT DAN UREA MENGGUNAKAN PROSES AMIDASI DENGAN KAPASITAS 52.000 TON/TAHUN
PENGARANG:MIFTAHUL JANNAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2022-01-13


Stearamida merupakan salah satu asam lemak amida primer dengan rumus molekul 

C18H37NO. Stearamida dapat dibuat dalam skala besar dan biasanya tersedia dalam bentuk butiran 

berbentuk tepung dan pada suhu kamar berwujud kristal yang jernih berwarna putih. Stearamida 

banyak digunakan pada industri pembuatan karet. Pendirian pabrik stearamida di Indonesia dapat 

mengurangi impor kebutuhan stearamida. Bahan baku utama dalam pembuatan stearamida adalah 

asam stearat dan urea. Berdasarkan data konsumsi dan perkembangan kebutuhan stearamida di 

Indonesia, prarancangan pabrik direncanakan beroperasi dengan kapasitas 52.000 Ton/Tahun dan 

berencana didirikan pada tahun 2026. Pabrik direncanakan akan didirikan di Medan, Sumatera 

Utara.

Stearamida dibuat dari asam stearat dan urea dengan proses amidasi. Amidasi yaitu 

proses pembentukan amida dari gugus karbonil dengan suatu atom nitrogen. Urea dan asam stearat 

yang sebelumnya dileburkan dan direaksikan dalam reaktor dengan proses batch selama 5 jam 

dengan suhu 160oC dan tekanan 1 atm. Stearamida hasil reaksi yang masih bercampur dengan sisa 

bahan baku maupun bahan lainnya dimurnikan dengan pelarut. Pemurnian menggunakan 

klorofrom dilakukan untuk memisahkan produk dari urea yang tersisa. Selanjutnya dilakukan 

pemurnian untuk memisahkan asam stearat yang tersisa dengan menggunakan pelarut etanol. 

Produk stearamida dengan kemurnian 95% kemudian di keringkan dan di haluskan. Produk 

stearamida kemudian disimpan dalam gudang penyimpanan. Pemasaran stearamida diutamakan 

untuk konsumsi dalam negeri dan juga dipasarkan keluar negeri. Bentuk perusahaan berupa 

Perseroan Terbatas (PT) dengan sistem organisasi line and staff. Sistem kerja karyawan 

berdasarkan pembagian menurut jam kerja yang terdiri dari shift and non shift dengan tenaga kerja 

yang dibutuhkan sebanyak 126 orang. Adapun hasil analisa ekonomi memberikan hasil Total 

Capital Investment (TCI) adalah sebesar Rp 1.210.686.985.440 dan diperoleh hasil penjualan yaitu 

sebesar Rp 7.280.000.000.000. Selain itu diperoleh juga Retun of Invesment (ROI) sebelum pajak 

sebesar 65,63% dan sesudah pajak sebesar 42,7%. Pay Out Time (POT) sebelum pajak yaitu 1,36 

tahun dan sesudah pajak 2 tahun. Sehingga diperoleh Break event point (BEP) sebesar 47,53% dan 

Shut Down Point (SDP) sebesar 40%. Berdasarkan pertumbuhan hasil pertimbangan dan hasil 

evaluasi tersebut, maka pabrik stearamida dengan kapasitas 52.000 ton/tahun layak untuk 

didirikan. 

Kata Kunci: asam stearat, kloroform, stearamida, amidasi, urea

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI