DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PERMEABILITAS CAMPURAN CLAYSTONE - BENTONITE PADA KEPADATAN TINGGI : PENGARUH URUTAN CAMPURAN | |
| PENGARANG | : | TIARA PUTRI RAHMAYANTI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2022-01-17 |
Dalam pekerjaan geoteknik, permeabilitas tanah merupakan salah satu parameter penting pada pembuatan TPA. Permeabilitas adalah suatu sifat khas media dan sifat geometri tanah itu sendiri yang menunjukkan kemampuan tanah didalam menghantarkan zat tertentu melalui pori- porinya. Berdasarkan peraturan menteri PUPR (2009)lapisan dasar TPA harus kedap air sehingga lindi terhambat meresap kedalam tanah dan tidak mencemari air tanah. Banyak teknik yang dapat digunakan untuk mencegah penyebaran air lindi ke dalam permukaan air tanah. Salah satu diantaranya adalah konstruksi penghalang lempung lapisan kedap air (clay liner) dengan memperhatikan nilai koefisien permeabilitas dari penghalang lempung itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengaruh penambahan kadar bentonite (BN) pada claystone (CN) dengan beda urutan campuran pada kepadatan tinggi terhadap nilai koefisien permeabilitas campuran sebagai salah satu material yang disarankan sebagai clay liner.
Empat kombinasi campuran dibuat berdasarkan kadar bentonite yaitu sebesar 5%, 10%, 15%, dan 20% berdasarkan berat kering. Urutan pencampuran sampel dibuat berbeda yaitu (CS+AIR)+BN dan (BN+AIR)+CS . Sampel dipadatkan sehingga sampel memiliki dimensi diameter 6,34cm dan tinggi 1cm dengan berat volume kering 1.8g/cm3 dan kadar air 10, 15, dan 20%. Sampel di uji dengan menggunakan metode Falling Head test untuk mendapatkan koefisien permeabilitasnya. Hasil kedua metode pencampuran tersebut akan dibandingkan hasil sebelumnya dengan metode (CS+BN+AIR) dan dengan kepadatan 1.6g/cm3.
Berdasarkan dari hasil analisis, secara umum nilai koefisien permeabilitas yang memenuhi syarat lebih banyak pada kepadatan 1.8g/cm3 dibandingkan kepadatan 1.6g/cm3 dan 1.7g/cm3. Penambahan bentonite pada claystone lebih baik dilakukan setelah claystone ditambahkan air. Metode campuran (CS+AIR)+BN memiliki nilai koefisien permeabilitas paling kecil dibandingkan dengan metode campuran (BN+AIR)+CS dan (CS+BN+AIR).
Kata kunci: Claystone, Clay Liner, Bentonite, Lapisan Mineral, Koefisien Permeabilitas, Kepadatan Tinggi
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI