DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Prarancangan Pabrik Gliserol dari Crude Palm Oil (CPO) dan Air melalui Continuous Fat Splitting Process dengan Kapasitas 53.000 Ton/Tahun
PENGARANG:NOR ANNISA RUSMIATI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2022-01-17


Gliserol merupakan bahan yang penting pada berbagai industri, misalnya obat-obatan, bahan makanan, industri kimia. Gliserol dapat dibuat dengan hidrolisis lemak. Salah satu sumber lemak yang potensial di Indonesia khususnya di Kalimantan Selatan adalah Crude Palm Oil (CPO). CPO merupakan produk utama dari industri kelapa sawit yang mengandung trigliserida dan asam lemak bebas. Dengan ketersediaan bahan baku CPO tersebut, maka peluang untuk mendirikan pabrik gliserol baru cukup besar, didukung oleh ekspor gliserol Indonesia semakin tahun semakin meningkat. Pabrik gliserol direncanakan pada tahun 2026 dengan kapasitas 53.000 ton/tahun. Pabrik gliserol yang akan dirancang menggunakan proses continuous fat splitting dengan pertimbangan bahan baku utama air yang murah dan proses continuous yang memiliki waktu tinggal sekitar 2-3 jam. Bahan baku yang digunakan adalah CPO, air dan activated charcoal. CPO dihidrolisis dengan air di dalam fat splitting column pada 250oC dan 40 atm. Produk atas column berupa asam lemak sedangkan produk bawah berupa gliserol dan CPO yang tidak terkonversi yang akan dipisahkan menggunakan centrifuge. Kandungan air yang terdapat dalam gliserol direduksi menggunakan evaporator. Selanjutnya gliserol dimasukkan dalam bleaching tank untuk proses bleaching menggunakan activated charcoal. Gliserol dimurnikan dari activated charcoal menggunakan filter press. Selanjutnya gliserol yang sudah murni disimpan dalam tangki penyimpanan gliserol dengan kadar 99%. Gliserol diproduksi dengan kapasitas 53.000 ton/tahun dengan 330 hari kerja dalam 1 tahun dan dioperasikan mulai tahun 2026. Lokasi pabrik direncanakan di daerah Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan dengan luas area 26.000 m2. Tenaga kerja yang dibutuhkan sebanyak 105 orang dan bentuk perusahaan Perseroan Terbatas (PT) dengan sistem organisasi garis dan staf. Berdasarkan hasil analisa ekonomi, didapat BEP sebesar 43,36% dan SDP sebesar 23,54% sehingga dapat disimpulakan bahwa pabrik ini layak untuk didirikan.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI