DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PERBANDINGAN PENGGUNAAN ASAM ASETAT DAN ASAM KLORIDA SEBAGAI PELARUT KITOSAN TERHADAP PENURUNAN TUBIDITAS SUSPENSI KAOLIN DAN GAMBUT
PENGARANG:Bertha Amelia Clorinda
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2022-03-14


Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh turbiditas awal terhadap kinerja kitosan sebagai koagulan, komposisi awal sampel terhadap kinerja kitosan sebagai koagulan, dan pengaruh konsentrasi pelarut kitosan terhadap kemampuannya sebagai koagulan untuk menurunkan turbiditas. Dalam penelitian ini, kitosan dilarutkan di dalam asam asetat (kitosan-AA) dan asam klorida (kitosan-HCl) untuk melihat pengaruh perbedaan pelarut tersebut saat kitosan digunakan untuk mengkoagulasikan kaolin dan tanah gambut. Konsentrasi suspensi kaolin dan tanah gambut yang digunakan bervariasi hingga diperoleh turbiditas awal. Berdasarkan hasil penelitian, turbiditas awal pada koagulasi kaolin memengaruhi kinerja koagulasi, dimana pada turbiditas awal yang rendah, penurunan turbiditas hanya 41,65% dan 46,94% untuk koagulasi dengan kitosan-HCl dan kitosan-AA, sedangkan turbiditas awal tinggi penurunan turbiditas mencapai 96,65% dan 96,60%. Penurunan turbiditas koagulasi tanah gambut dengan kitosan-HCl, berkisar dari 52,41% hingga 67,93%, sedangkan kitosan-AA berkisar dari 53,85% hinggga 67,59%. Turbiditas awal pada koagulasi gambut tidak berpengaruh secara signifikan terhadap penurunan turbiditas. Kitosan yang dilarutkan di dalam asam asetat maupun dilarutkan di dalam asam klorida menunjukkan kinerja yang lebih baik untuk menurunkan turbiditas suspensi gambut dibandingkan suspensi kaolin. Konsentrasi asam yang digunakan sebagai pelarut kitosan, baik asam asetat maupun asam klorida, tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja kitosan untuk menurunkan turbiditas suspensi kaolin maupun gambut.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI