DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PRINSIP KESANTUNAN BERBAHASA DALAM NOVEL “APA PUN SELAIN HUJAN” KARYA ORIZUKA
PENGARANG:NOOR HIDAYAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2022-04-07


ABSTRAK

Hidayah, Noor. 2021. Prinsip Kesantunan Berbahasa dalam Novel “Apa pun Selain Hujan” Karya Orizuka. Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin. Pembimbing: (1) Dr. Rusma Noortyani, M.Pd.; (II) Faradina, M.Pd.

Kata kunci: prinsip kesantunan, maksim, novel

Kesantunan berbahasa merupakan salah satu prinsip yang sangat penting dalam penggunaan bahasa. Prinsip kesantunan adalah prinsip yang berkenaan dengan aturan yang bersifat sosial, estetika, dan moral dalam bertutur. Di dalam dunia pendidikan, kesantunan memiliki peran penting dalam melatih kemampuan berbahasa peserta didik. Novel sebagai media ajar dapat digunakan pendidik untuk menyampaikan pembelajaran mengenai kesantunan berbahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bentuk pematuhan prinsip kesantunan berbahasa dalam novel Apa pun Selain Hujan karya Orizuka; dan (2) bentuk pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa dalam novel Apa pun Selain Hujan karya Orizuka. Secara teoretis, penelitian ini menggunakan pendekatan pragmatik, sedangkan secara metodologis, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif. Data yang digunakan berupa dialog dari percakapan antartokoh dalam novel. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lebih banyak tuturan yang mematuhi prinsip kesantunan berbahasa menurut Leech. Berikut adalah jumlah hasil penelitian, yaitu: (1) ada 25 tuturan yang mematuhi prinsip kesantunan berbahasa, yakni 6 maksim kebijaksanaan, 4 maksim kedermawanan, 4 maksim pujian, 1 maksmi kesederhanaan, 4 maksim kesetujuan, dan 6 maksim simpati; (2) ada 18 tuturan yang melanggar prinsip kesantunan berbahasa, yakni 2 maksim kebijaksanaan, 3 maksim pujian, 4 maksim kesederhanaan, 8 maksim kesetujuan, dan 1 maksim simpati. Novel tersebut sangat layak dijadikan bahan ajar bahasa Indonesia pada materi yang berhubungan dengan novel.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI