DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PEMANFAATAN MUSEUM WAJA SAMPAI KAPUTING (WASAKA) SEBAGAI SUMBER BELAJAR IPS DI MADRASAH TSANAWIYAH AL-MUDDAKIR BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | Rahmayani Khairunnisa | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2022-07-06 |
Media pembelajaran yang dapat guru terapkan dikelas dengan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai medianya satu diantaranya menggunakan museum wasaka. Agar pembelajaran dapat berjalan dengan seimbang dan berkualitas perlu memperhatikan proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian ini dilakukan di Madrasah Tsanawiyah Al-Muddakir dengan tujuan penelitian ini: 1) Mendeskripsikan perencanaan pembelajaran pemanfaatan Museum Waja sampai Kaputing (Wasaka) sebagai Sumber Belajar IPS di Madrasah Tsanawiyah Al-Muddakir. 2) Mendeskripsikan implementasikan pembelajaran pemanfaatan museum Waja Sampai Kaputing (Wasaka) sebagai Sumber Belajar IPS di Madrasah Tsanawiyah Al-Muddakir. 3) Mendeskripsikan evaluasi pembelajaran pemanfaatan museum Waja Sampai Kaputing (Wasaka) sebagai sumber belajar IPS di Madrasah Tsanawiyah Al-Muddakir.
Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan mendeskripsikan hasil penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi langsung yang dilakukan peneliti merujuk pada perencanaan, implementasi pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran. Subyek yang menjadi informan kepala sekolah, guru IPS, dan peserta didik. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri yang membuat pedoman observasi, pedoman wawancara, dan pemilihan narasumber. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan triangukasi waktu, sumber, dan teknik pengambilan data.
Hasil penelitian: 1) Perencanaan pembelajaran IPS yang dibuat oleh peneliti berpedoman pada kurikulum 2013. Dalam membuat RPP peneliti membuat komponen-komponen seperti tema/materi, alokasi waktu, KI, KD, indikator, model, alat/bahan, dan penilaian. 2) Implementasi pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan peneliti ada tiga tahap yaitu pendahuluan, kegiatan inti, dan penutup. 3) Evaluasi pembelajaran dilakukan agar mengetahui sejauh mana kemampuan dan pengetahuan peserta didik untuk melihat hasil pengetahuan peneliti memberi tugas latihan soal pilihan ganda.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI