DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | IDENTIFIKASI KANDUNGAN SENYAWA KIMIA DAN UJI AKTIVITAS PENGHAMBATAN POLIMERISASI HEM DARI FRAKSI n-HEKSANA BATANG MANURAN (Coptosapelta tomentosa Valeton ex K.Heyne) ASAL KOTABARU KALIMANTAN SELATAN | |
| PENGARANG | : | Silfia Rizki Maulida | |
| PENERBIT | : | FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM | |
| TANGGAL | : | 2018-08-03 |
Tumbuhan C. tomentosa Valeton ex K.Heyne secara empiris digunakan sebagai antimalaria oleh masyarakat Kotabaru Kalimantan Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kandungan kimia dan aktivitas penghambatan polimerisasi hem berdasarkan nilai IC50 fraksi n-heksana batang C. tomentosa Valeton ex K.Heyne. Berdasarkan identifikasi kandungan kimia dengan skrining fitokimia dan Kromatografi Lapis Tipis terdapat senyawa flavonoid, terpenoid, dan antrakuinon pada fraksi n-heksana batang C. tomentosa Valeton ex K.Heyne. Aktivitas antiplasmodium diuji secara in vitro dengan metode penghambatan polimerisasi hem dan diukur dengan nilai IC50. Hasil penelitian menunjukkan persentase penghambatan polimerisasi dari fraksi n-heksana batang C. tomentosa Valeton ex K.Heyne dengan konsentrasi 20; 10; 5; 2.5; 1.25; 0.625; 0.3125 mg/mL secara beturut-turut yaitu 98.05; 96.94; 95.12; 91.71; 86.29; 76.53; dan 48.95%. Nilai IC50 fraksi n-heksana yaitu 0,267 ± 0,017 mg/mL dan klorokuin difosfat yaitu 0,214 ± 0,012 mg/mL. Independent sample t-test dengan taraf kepercayaan 95% digunakan untuk melihat perbedaan signifikan antara nilai IC50 senyawa uji dan IC50 kontrol positif. Hasil analisis dengan independent sample t-test menyatakan terdapat perbedaan yang siginfikan antara keduanya dengan nilai signifikansi sebesar 0,012. Oleh sebab itu dapat disimpulkan bahwa fraksi n-heksana batang C. tomentosa Valeton ex K.Heyne memiliki potensi yang lebih kecil dibandingkan dengan klorokuin untuk menghambat 50% polimerisasi hem.
Kata kunci: Fraksi n-heksana, batang C.tomentosa Valeton ex K.Heyne,
polimerisasi hem, IC50.
| NO | DOWNLOAD LINK |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI