DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PERBANDINGAN HASIL RAY TRACING MENGGUNAKAN MODEL PREM DAN MODEL IASP91 UNTUK BOUNCEPOINT DI PULAU SUMATERA | |
| PENGARANG | : | Ahmat Rapi’i Hamdi | |
| PENERBIT | : | FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM | |
| TANGGAL | : | 2018-08-03 |
Gempa bumi terjadi akibat dari pergeseran lapisan tanah di bawah
permukaan bumi yang disebabkan oleh pergerakan antar lempeng bumi. Pada saat
terjadinya pergeseran lempeng, timbulah aktivitas gelombang seismik yang
mengarah ke segala arah di dalam bumi, ray tracing merupakan salah satu metode
yang dapat digunakan untuk mendapatkan hasil penjalaran gelombang seismik.
Untuk pemodelan ray tracing menggunakan model PREM dan model IASP91,
Kedua model tersebut memiliki nilai jarak yang berbeda untuk setiap titik
kedalaman penjalaran gelombang. Maka, dilakukan penelitian untuk melihat
perbedaan jarak antara model PREM dan model IASP91 dangan memperoleh data
dari sumber gempa yang memilik bounchpoint di pulau Sumatera. Metode yang
digunakan adalah melakukan ray tracing dengan model IASP91 dan model PREM
menggunakan Software TauP lalu membandingkan hasil yang diperoleh pada
model PREM dan model IASP91 pada penjalaran gelombang S di kedalaman 660
km, 410 km dan 210 km dengan 34 Sumber gempa berbeda yang Bouncepoint di
pulau Sumatera. Hasil ray tracing dengan model PREM jarak episentrum terjauh
antara sumber gempa dengan bouncepoint dengan jarak 82.23545 saat penjalaran
gelombang S di kedalaman 660 km diperoleh jarak 78.86185185 , pada kedalaman
410 km diperoleh 80.40814815 , dan kedalaman 210 km diperoleh Jarak
81.38192229 . Model IASP91 pada jarak episentrum terjauh antara sumber gempa
dengan Bouncepoint dengan jarak 82.23545 pada saat penjalaran gelombang S di
kedalaman 660 km diperoleh jarak 78.85 , kedalaman 410 km diperoleh 80.41 dan
kedalaman 210 km diperoleh jarak 81.38 . Hasil perbandingan model PREM dan
IASP91 menunjukan perbedaan selisih jarak yang kecil dengan selisih jarak
terbesar pada kedalaman 660 km adalah 0,0233 dan terkecil 0,001852 , kedalaman
410 selisih jarak terbesar -0,02185 dan terkecil -0,00185 dan kedalaman 210
diperoleh selisih jarak terbesar 0,00959 dan terkecil 0,0001022 .
Kata Kunci : , Bouncepoint, Gempa Bumi, IASP91, PREM, Ray Tracing,
| NO | DOWNLOAD LINK |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI