DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Pengaruh Pemberian Limbah Ampas Kopi dan Pupuk Kandang Sapi Terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawi (Brassica juncea L.)
PENGARANG:SULIS SETIAWATI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2022-07-07


Tanaman sawi (Brassica juncea L.) merupakan salah satu jenis sayuran dari famili kubis-kubisan (Brassicaceae) Tanaman sawi banyak mengandung nilai gizi, pada 100 g sawi nilai gizinya adalah sebagai berikut: protein 2,3 g, lemak 0,3 g, karbohidrat 4,0 g, Ca 220,0 mg P 38,0 mg, Fe 2,9 mg, vitamin A 1940 mg, vitamin B 0,09 mg dan vitamin C 102 mg. Di Indonesia, tanaman sawi merupakan jenis sayuran yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan disukai banyak orang, namun produksinya masih tergolong rendah. Ampas kopi merupakan sisa dari minuman olahan yang biasa diminum setiap hari, ampas kopi mengandung banyak nutrisi untuk membantu pertumbuhan tanaman. Ampas kopi merupakan pupuk organik yang ekonomis dan ramah lingkungan (Karolin, 2013). Menurut Cruz et.al (2012), limbah kopi mengandung 1,2% Nitrogen, 0,02% Fosfor, dan 0,35% Kalium. Pupuk kandang merupakan pupuk alami yang berasal dari kotoran hewan seperti kotoran sapi. Beberapa keunggulan kotoran sapi adalah memperbaiki struktur tanah dan juga berperan sebagai pengurai bahan organik oleh mikroorganisme tanah. Kotoran sapi bermanfaat bagi tanaman dengan memberikan nutrisi makro dan mikro bagi tanaman dan meningkatkan pertumbuhan tanaman. Selain itu, kotoran sapi mudah diperoleh oleh petani (Sutedjo, 1995). Unsur hara dalam kotoran sapi antara lain nitrogen (0,29%), P2O5 (0,17%), dan K2O (0,35%) (Hardjowigeno, 2003). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui media tanam yang mempengaruhi laju pertumbuhan tanaman sawi dan mendapatkan media tanam yang paling berpengaruh terhadap laju pertumbuhan tanaman sawi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2021 sampai Januari 2022 di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru Kalimantan Selatan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal dengan 4 perlakuan yaitu S1=limbah ampas kopi 5 ton/ha, S2=limbah ampas kopi 3 ton/ha + kotoran sapi 2 ton/ha S3=limbah ampas kopi 2 ton /ha + kotoran sapi 3 ton/ha, S4= kotoran sapi 5 ton/ha. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, lebar daun, diameter batang dan berat segar tanaman. Ada pengaruh media tanam yang diberikan pupuk dari ampas kopi dan pupuk kandang dapat mempengaruhi laju pertumbuhan tanaman sawi. Perlakuan yang paling berpengaruh terhadap laju pertumbuhan tanaman sawi adalah perlakuan S3 yaitu ampas kopi 2 ton/ha + kotoran sapi 3 ton/ha.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI