DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Analisis Hasil Tangkapan Tempirai Kawat (Wire Stage Trap) 7 (Tujuh) Pintu di Perairan Rawa Desa Tungkaran Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar
PENGARANG:Elsa Kasih Altari
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2022-07-11


Tempirai yang sering digunakan oleh nelayan Desa Tungkaranyaitu berbahan dasar kawat yang memiliki 2 pintu masuk dan 7 (tujuh) pintu masuk ikan. Tujuan penelitan ini adalah untuk mendeskripsikan desain dan konstruksi tempirai kawat (Wire stage trap)7 (tujuh) pintu, mengidentifikasi komposisi dan proporsi hasil tangkapan, menganalisis distribusi frekuensi panjang total dan ukuran pertama kali tertangkap serta ukuran layak tangkap ikan yang dominan tertangkap dan menganalisis hubungan panjang berat serta pola pertumbuhan ikan yang dominan tertangkap. Penelitian ini dilakukan dari bulan Januari – Juni 2022. Pengumpulan data menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukan desain dan kontruksi tempirai kawat 7 (tujuh) pintu memiliki panjang 143 cm, tinggi 70 cm, lebar 36 cm, pintu masuk ikan 3 cm, pintu pengeluaran ikan 10 x 10 cm serta celah kawat 2,5 cm. Komposisi dan proporsi hasil tangkapan yaitu Sepat Siam (Trichopodus pectoralis)61,920%, Biawan 32,817%, Haruan 1,548%, Nila 0,929% dan Kapar 0,619%. Ukuran Sepat siam (Trichopodus pectoralis) tertangkap berkisar 9,9 – 19,7 cm memiliki nilai Lc 13,3 cm, nilai Lm 13,4 cm, dikarenakan Lc < Lm dinyatakan tidak layak tangkap. Ukuran Biawan tertangkap berkisar 8,5 – 13,1 cm memiliki nilai Lc 11, nilai Lm 9 cm, dikarenakan Lc > Lm dinyatakan layak tangkap. Sepat siam (Trichopodus pectoralis)memiliki nilai koefisienkorelasi (r) sebesar 0,9765, nilai b = 3,0786 dan Biawan memiliki nilai koefisien korelasi(r) sebesar 0,9544, nilai b = 2,9363, memilki hubungan panjang berat yang sangat erat dengan pola pertumbuhan keduanya bersifat Isometrik.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI