DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | IDENTIFIKASI BEKANTAN (Nasalis larvatus Wurmb.) ASAL GUNUNG PAJURAIAN HULU SUNGAI TENGAH KALIMANTAN SELATAN BERDASARKAN SEKUEN GEN COII | |
| PENGARANG | : | Nurul Badari - 168 | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2022-07-13 |
Bekantan (N. larvatus Wurmb.) merupakan satwa endemik pulau Kalimantan dengan status terancam punah. Demi mendukung program konservasi bekantan, penggalian informasi genetik tentang satwa ini penting untuk dilakukan, terutama pada wilayah bukit karst, Gunung Panjuraian, Hulu Sungai Tengah. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi bekantan asal Gunung Pajuraian, Hulu Sungai Tengah berdasarkan penanda gen COII (cytochrome c oxidase II) dan menganalisis hubungan kekerabatan berdasarkan hasil sequencing yang didapat. Metode penelitian terdiri dari beberapa tahap, yaitu preparasi sampel feses, isolasi DNA genom menggunakan ZymoBIOMICS DNA Miniprep Kit, amplifikasi gen COII dengan primer L6955 dan H7766, dan sekuensing yang menghasilkan produk sebesar 836-837 bp. Lima sampel feses yang didapat, teridentifikasi sebagai Nasalis larvatus Wurmb., dengan percent identity 99,52%-99,64% dan query cover 99%. Berdasarkan hasil rekonstruksi pohon filogenetik, bekantan asal Gunung Panjuraian berkerabat dekat dengan bekantan asal Sabah dan Serawak (KM889667.1; JF293094.1). Kajian identifikasi bekantan liar dengan pendekatan molekuler, dapat menjadi penentu kepastian taksonomi dan sebagai dasar manajemen konservasi bekantan di masa yang akan datang.
Kata kunci: Nasalis larvatus, bekantan, COII, konservasi, filogenetik
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI