DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | STRATEGI RUMAH DISABILITAS BORNEO BANJARMASIN DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN ANAK HAMBATAN INTELEKTUAL TUINGKAT SEDANG MEMBUAT SASIRANGAN | |
| PENGARANG | : | RIANTY NUR ARISKA SETYAWATI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2022-07-13 |
ABSTRAK
Setyawati, Rianty Nur Ariska. 2022. Strategi Rumah Disabilitas Borneo Banjarmasin Dalam Meningkatkan Keterampilan Anak Hambatan Intelektual Membuat Sasirangan. Skripsi. Program SI Pendidikan Khusus, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru. Tahun Akademik 2022/2023. Pembimbing I Dr.H.Amka, M.Si. Pembimbing II Jiyanta, M.Pd.
(Kata Kunci) : Strategi meningkatkan keterampilan vokasional, hambatan intelektual, di yayasan
Mengembangkan keterampilan vokasional terhadap anak berkebutuhan khususnya memiliki berbagai macam dan strategi yang dilakukan baik oleh instruktur dari organisasi yang terkait. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana tahapan dalam penentuan strategi yang dilakukan oleh Rumah Disabilitas Borneo Banjarmasin dalam meningkatkan keterampilan anak hambatan intelektual membuat sasirangan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah ketua yayasan, beberapa pengurus ini dan relawan atau pendamping. Teknik pengumpulan data penelitian ini ialah menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian ini dengan mealakukan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi/kesimpulan. Teknik keabsahan data yang digunakan dalam strategi meningkatkan keterampilan membuat sasirangan ini menggunakan triangulasi sumber yang dimana informasi yang didapat bersumber dalam penelitian ini.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan terdapat tiga tahapan dalam penentuan strategi yaitu perumusan, implementasi dan evaluasi. Pada perumusan melakukan analisis lingkungan, visi misi dan tujuan, sumber daya manusia dan hubungan masyarakat. Proses implementasi menerapkan strategi pembelajaran kooperatif dalam melakukan kegiatan anak hambatan intelektual dalam membuat sasirangan. Pelaksanaan evaluasi dilakukan setiap akhir periode atau sekurang-kurangnya pada akhir tahun. Dalam rapat evaluasi ini seluruh pengurus inti dan relawan atau pendamping akan melaporkan hasil pelaksanaan kegiatan yang berada di bawah pengawasannya.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI