DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS TINGKAT BAHAYA EROSI DI SUB DAS AMPARO KECIL DAS TABUNIO KABUPATEN TANAH LAUT | |
| PENGARANG | : | RIDHA HARIANI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2022-07-15 |
Perubahan tata guna lahan yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup seiring dengan perkembangan jumlah penduduk, tidak seimbang dengan ketersediaan sumberdaya alam yang semakin berkurang. DAS Tabunio merupakan DAS yang termasuk dalam DAS dengan urutan prioritas kedua yang perlu penanganan di Provinsi Kalimantan Selatan. Sub DAS Amparo Kecil merupakan salah satu bagian DAS Tabunio yang berada di daerah hulu. Sub DAS bagian hulu memiliki kemiringan lereng yang besar, vegetasi berupa hutan, memiliki sungai dengan arus yang deras dan rawan terjadi erosi. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung besarnya jumlah erosi di Sub DAS Amparo Kecil DAS Tabunio dan menganalisis tingkat bahaya erosi (TBE) di Sub DAS Amparo Kecil DAS Tabunio. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Universal Soil Loss Equation (USLE) yang dikemukakan oleh Wischmeier dan Smith dengan pengambilan data dengan cara purposive sampling. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah besarnya jumlah nilai erosi tertinggi berada pada Unit Lahan 3 pada semak belukar dengan besarnya jumlah erosi sebesar 57,84 ton/ha/thn dengan keIas bahaya erosi II, sedangkan nilai erosi terendah ada pada Unit Lahan 1 pada perkebunan karet dengan besarnya jumlah erosi sebesar 0,06 ton/ha/thn dengan keIas bahaya erosi I. Tingkat bahaya erosi pada setiap unit lahan dan tutupan lahan, menunjukkan TBE keIas 0-SR (sangat ringan) yaitu pada perkebunan karet (UL 1), dan hutan sekunder (UL 4 & 5), sedangkan TBE keIas I-R (ringan) ada pada perkebunan karet (UL 2) dan semak belukar (UL 3).
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI