DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | KARAKTERISTIK ANATOMI DAN SIFAT FISIK KAYU HALABAN (VITEX PINNATA L) YANG TUMBUH SECARA ALAMI DI BANJARBARU, KALIMANTAN SELATAN, INDONESIA | |
| PENGARANG | : | SINTA AMANAH-242 | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2022-07-15 |
Kayu Halaban (Vitex pinnata L) merupakan jenis kayu yang endemik atau berasal dari Kalimantan. Kayu halaban ini salah satu jenis kayu yang familiar bagi masyarakat Kalimantan karena digunakan sebagai arang kayu dan asap cair dari hasil pembakaran kayu tersebut, akan tetapi banyak industri ternyata memanfaatkan kayu untuk bahan baku utama dan mengakibatkan tersedianya kayu untuk bahan pulp menjadi berkurang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik anatomi dan sifat fisik kayu halaban yang tumbuh secara alami di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Dari 1 pohon di ambil sampel 3 batang, setiap posisi diambil disk kayu dengan ketebalan 5 cm dari ketinggian 130 cm dari permukaan tanah. Pengukuran kadar air (KA), berat jenis (BJ), anatomi kayu, dan nilai turunan serat. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kayu halaban memiliki rata-rata KA (16,79% BJ (0,56. Anatomi kayu halaban diperoleh panjang serat (1502,4 mm), panjang lumen (112,96 μm), Ø serat (28,35 μm), Ø lumen (21,61 μm), dan ketebalan dinding sel (3,37 μm). Nilai turunan dari serat halaban yaitu Bilangan Rankel (Runkel Ratio) (0,31), Daya Tenun (Slendernes) (52,71), Perbandingan Muhlsthep (Muhlsteph Ratio) (72,7%), Koefisien kekakuan (Coefficient of Rigidity) (0,11), dan Perbandingan fleksibilitas(Flexibility Ratio) (0,75). Menurut hasil kualitas serat yang diperoleh, kayu halaban termasuk kategori kelas 2 dengan jumlah nilai 375 artinya bisa digunakan sebagai bahan baku pulp dan kertas.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI